Bandarlampung (Pikiran Lampung)-Ketua LPA Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, senang dan takjub melihat antusiasme pengurus untuk hadir dan aktif pada Rapat Perdana Penyusunan Program Kerja Pengurus LPA Bandar Lampung yang baru seminggu terbentuk. Rapat dilaksanakan di Gedong Air, Jumat 29 November 2019.

Hadir pada rapat tersebut 17 orang pengurus LPA Bandar Lampung (Sekretaris Nunung Herawati, Bendahara Suryantina dan Wakil Ketua dan Kepala Bidang) yang semuanya sangat aktif dan antusias dalam rapat dan konsen terhadap Perlindungan Anak.  "Hal ini yang membuat saya juga sangat bersemangat, sehingga organisasi 'sangat terasa hidup' sehingga semua lini pengurus dapat berperan aktif di dalamnya," ujarnya.

Pada rapat tersebut dibahas tentang pembentukan panitia dan persiapan kegiatan Seminar "Save Our Traditional Games" dengan pelaksana kegiatan LPA Bandar Lampung.  Kegiatailn ini merupakan rangkaian kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional ‘Save Our Traditional Game,’ yang telah dicanangkan oleh Riana Sari Arinal (Bunda PAUD Provinsi Lampung) dan Komnas Perlindungan Anak pada tanggal 17 Oktober 2019 di Mall Bumi Kedaton Bandar Lampung.

Selain itu pada rapat tersebut juga dilakukan workshop beberapa permainan tradisional anak Indonesia antara lain : Gatik (Patil Lele), Congklak, Karet dan Kelereng.  Workshop diberikan oleh Heriyanto (Wakil Ketua II/Bidang Pemantauan dan Perlindungan Anak). Tujuan dilaksanakannya Workshop ini adalah untuk menyegarkan pengurus LPA Bandar Lampung tentang beberapa permainan tradisional yang memiliki filosifis yang baik antara lain memiliki pola fikir yang positif, belajar menjalankan strategi, memupuk sportifitas, fokus,  pengendalian emosi dan lain sebagainya. Melalui permainan tradisional ini, tentunya mampu memberikan perkembangan mental dan motorik yang baik bagi anak. (Ap).

Post A Comment: