Lamteng (Pikiran Lampung) – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto meminta kepada seluruh Calon Jamaah Haji untuk melaksanakan seluruh rangkaian manasik haji dengan memenuhi persyaratan, baik syarat dalam ketentuan syariat maupun syarat yang ditetapkan pemerintah.

Pesan ini disampaikan Bupati saat melepas keberangakatan 402 orang jamaah haji Lamteng Kloter 50 ketanah suci, di Rumah Dinas Wakil Bupati Lamteng, Sabtu (27/7/2019) 1440 Hijriah.

“Untuk mendapatkan predikat haji mabrur dan mabruroh, harus diawali dengan niat yang tulus dan mengikuti pelaksanakan seluruh rangkaian manasik haji sesuai dengan cara yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya. Saya harap jamaah haji bisa mengikuti ajaran tersebut, agar harapan kalian menjadi haji mabrur bisa tercapai”, katanya.

Bupati mengatakan, keberangkatan para jamaah haji ini merupakan awal dan rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap Ridho Allah SWT. Tidak lebih dan mengarah kepada hal yang tidak relevan dengan status kita sebagai hamba Allah. Ibadah haji juga salah satu rukun Islam yang diwajibkan bagi yang mampu melaksanakannya, baik dari segi ekonomi, kesehatan fisik maupun mental.

“Kita patut bersyukur mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji, mengingat begitu banyak umat Islam yang ingin berangkat ke tanah suci. Ibadah haji tentunya akan bermuara pada perubahan perilaku. Berhenti dan tinggalkan segala sifat dan tabiat tidak baik yang pernah kita lakukan sebelumnya. Namun tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri, tapi juga untuk orang lain, daerah, bangsa dan negara”, ujarnya.

Untuk itu, orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini berharap agar kiranya segenap calon jamaah haji Lamteng mendoakan Kabupaten Lampung Tengah agar terhindar dari segala bencana dan senantiasa dilimpahi kemakmuran, kesejahteraan, dan kedamaian.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Masih banyak diluar sana jamaah yang sudah mendaftar namun belum mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Semoga perjalanan haji kalian berjalan lancar”, doa Bupati kepada para jamaah haji yang berangkat ketanah suci.

Ditambahkan Bupati, calon jamaah haji hendaknya memahami hakikat dari ibadah haji, yakni ibadah secara total. Ia berharap keberangkatan para jamaah haji Lamteng ini, selain untuk fokus melaksanakan berbagai rukun haji, tetapi juga mampu bertindak sebagai duta-duta bangsa dan duta daerah yang berbaur dengan berbagai suku bangsa, umat Islam dari seluruh penjuru dunia.

“Karena itu pelihara dan jagalah martabat dan kebersamaan. Hormati tradisi yang dimiliki bangsa lain. Saya berpesan pada jamaah haji selama berada di tanah suci jagalah kesehatan karena suhu udara sangat berbeda dengan di tanah air. Kalian harus selalu koordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas apabila ada sesuatu”. pungkasnya.

Diketahui, jumlah seluruh jamaah calon haji Lamteng sebanyak 1.353 orang yang terdiri dari 649 laki-laki dan 704 perempuan. Jumlah tersebut terbagi dalam lima kloter, yakni kloter 5, kloter 37, kloter 50, kloter 58, dan kloter 64.

Untuk jamaah calon haji termuda dan tertua tergabung dalam kloter 58. Jamaah haji termuda bernama Ulfa Dwinovita Sari (22), warga Kecamatan Kotagajah. Kemudian jamaah tertua bernama Waginah Atma Wirana (96), warga Kecamatan Kalirejo. (ADV)

Post A Comment: