Pesawaran (Pikiran Lampung) - Proyek jalan di Kabupaten Pesawaran diduga banyak yang asal jadi dan mengecewakan warga. Hal ini diperparah lagi dengan adanya saling lempar antara dua Dinas PU daerah setempat. Yakni, Dinas PUPR dan PU Perkim.

Salah satu dar indukasi itu, yaknu Proyek Jalan Onderlag Desa Gunung Sari Kecamatan Waykhilau Kabupaten Pesawaran. Yang disinyalir sangat tidak sesuai dengan ketentuan.

Hal itu, ditegaskan oleh Saharuddin Sekertaris PUPR. "Benar kondisi Proyek Jalan Onderlag sepanjang 800 meter lebih, di kerjakan asal jadi oleh rekanan," ujarnya ketika meninjau bersama Komisi III DPRD Pesawaran baru-baru ini.

Namun, saat singgung mengenai Perbaikan, Saharuddin Sekertaris Dinas PUPR buang badan, Dia berdalih pekerjaan jalan onderlag tersebut bukan wewenang PUPR.

"Bisa kami pastikan tahun 2019 ini, PUPR tidak ada kegiatan Jalan Onderlag di Desa Gunung Sari Kecamatan Waykhilau, Kemungkinan itu Proyek Dinas PU. Perkim," katanya.

Sementara itu, Firman Rusli Kepala Dinas PU. Perkim Pesawaran, secara tegas mengatakan Pekerjaan yang di duga bermasalah dan tidak ada plang papan nama itu juga bukan tanggung jawab PU Perkim.

"Dapat kita pastikan Proyek Jalan Onderlag Desa Gunung Sari Kecamatan Waykhilau bukan Tanggungjawab PU Perkim," tepisnya. Minggu (17-11-2019) lalu, saat konfirmasi di kediamannya di Bandar Lampung.

Minak (sapaan akrab) Firman Rusli tetap tidak akan memperbaiki jalan itu."Bagimana kita akan memperbaiki melalui rekanan bila proyek yang di maksut bukan tanggungjawab kita," tegasnya.

Sementara itu, aparat Desa Gunung Sari Kecamatan Waykhilau mengatakan, pembangunan Jalan Onderlag, sudah hampir 2 bulan di kerjakan dan belum rampung namun ditinggal oleh pemborongnya.

"Hasil Pembangunan Jalan Onderlag ini, tidak dapat di lalui karna batu tidak sesuai dan tidak dihampar pasir, selain itu tidak di padatkan oleh alat berat, pekerjaan ini di bangun oleh Dinas PU Kabupaten," ujar Aparat Desa yang namanya enggan di tulis.

Diberitakan sebelum nya, Onderlag Belum Rampung 100%,
Komisi III DPRD Pesawaran, Akan Layangkan Surat Resmi Ke Kejaksaan Negeri Pesawaran.

Menanggapi media Pikiran Lampung, terkait keluhan masyarakat tentang minimnya kualitas Proyek Jalan Onderlag Desa Gunungsari Kecamatan Waykhilau Kabupaten Pesawaran, dimana pemborong belum merampungkan 100% Pembangunan.

Lembaga DPRD Kabupaten Pesawaran, melalui Komisi III, berencana akan melayangkan Surat Rekomendasi kepada Kejaksaan dan Aparat Penegak Hukum lain nya.

Hal itu, dikatakan oleh Olan Fernando, Anggota DPRD Komisi III, "Pekerjaan yang di nyatakan tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, belum maksimal, di duga pekerjaan belum rampung 100 % namun oleh rekanan di tinggalkan begitu saja lebih dari 2 bulan, lalu," jelasnya.

Namun Dinas terkait akan kita panggil untuk dengar pendapat atau hering di kantor DPRD.
 "Benar Pekerjaan Jalan Onderlag tidak rampung 100 %, bahkan sejumlah warga dan Aparatur Desa juga mengeluhkan Pekerjaan tersebut," ungkap Olan Fernando Politisi Partai Demokrat tersebut, baru-baru ini.

Tak hanya itu, sejumlah Wakil Rakyat Komisi III juga turut mengamini. Safrudin, Anggota DPRD Fraksi PAN, mengatakan, sangat menyayangkan masih ada kontraktor yang dengan sengaja tidak mengutamakan kualitas pekerjaan.

Sebab di lokasi proyek, selain batu hanya di hampar batu yang tudak sesuai dengan ukuran batu onderlag pada ketentuan bestek. Batunya juga berwarna putih tanpa di susun berdiri.

"Pekerjaan ini, sangat fatal dan untuk itu kita akan emanggil Dinas terkait bila di mungkinkan secepatnya atas nama lembaga kita akan layangkan surat ke pihak kejaksan dan penegak hukum lainya," tegas nya.

Supriyadi dari Partai Hanura Kabupaten Pesawaran, juga menambahkan. Bagaimana masyarakat akan dapat melalui jalan onderlag  ini. Bila rekanan tidak menggiling dengan alat berat.

Tak hanya itu, Mas Iyat (sapaan akrab Supriyadi) lanjutnya, "Seharusnya sebelum di susun batu sesuai ukuran, badan jalan di hampar pasir, baru di hampar oleh batu berdiri baru kemudian dihampar," pungkasnya. (Agung)

Post A Comment: