lisensi

Jumat, 07 Agustus 2026, Agustus 07, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-08T04:56:12Z
DaerahTanggamus

Truk Pengangkut Sawit Terbalik di Tanggamus, Diduga Akibat Shockbreaker Patah

Advertisement

 


Tanggamus (Pikiran Lampung) – Truk Isuzu Elf bermuatan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terbalik setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.


Akibat kecelakaan tersebut, muatan TBS kelapa sawit yang diangkut truk tumpah dan berserakan di badan jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.


Kecelakaan melibatkan truk Isuzu Elf bernomor polisi BE 8255 ZH yang dikemudikan Aldi Yansyah (24), warga Pekon Pagar Bukit, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.


Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro, S.Pd., M.H., mengatakan personel Satlantas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan dan barang bukti, mendata identitas pengemudi, serta melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan.


Berdasarkan hasil olah TKP, truk tersebut sebelumnya melaju dari arah Pesisir Barat menuju Pringsewu. Saat melintas di Jalan Raya Pekon Terbaya, kendaraan diduga mengalami kerusakan pada bagian shockbreaker atau per sebelah kiri.


Kerusakan tersebut diduga membuat pengemudi kehilangan kendali. Truk kemudian menabrak pembatas jalan hingga akhirnya terguling di sisi jalan.


"Diduga kendaraan mengalami patah pada bagian shock atau per sebelah kiri, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan hingga terjadi kecelakaan tunggal atau out of control," kata AKP Rudi Khisbiyantoro mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.


Petugas Satlantas juga melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi untuk mencegah kemacetan maupun kecelakaan susulan selama proses evakuasi kendaraan dan penanganan muatan berlangsung.


Menurut AKP Rudi, kendaraan mengalami kerusakan yang ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat proses penanganan kecelakaan.


Ia mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan sebelum melakukan perjalanan.


"Pemeriksaan rutin terhadap sistem kemudi, suspensi, rem, serta komponen penting lainnya sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan teknis kendaraan," imbaunya.(ady)