lisensi

Jumat, 26 September 2025, September 26, 2025 WIB
Last Updated 2025-09-26T23:40:03Z
FiFAOlahragaSepak Bola

Resmi, FiFA Jatuhkan Sanksi Ke Malaysia dan Tujuh Pemain 'Warisan', Dilarang Main Selama Satu Tahun

Advertisement


 Jakarta (Pikiran Lampung)- Dunia sepak bola di dunia dan kawasan Asia Tenggara atau Asean dihebohkan dengan berita hukuman badan otoritas sepakbola dunia ke Malaysia.

 

Dimana, Komite Disiplin FIFA telah resmi menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi atau ‘warisan’ timnas Malaysia atas pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dan penggunaan dokumen palsu.

Kepastian itu didapat berdasarkan rilis FIFA pada Jumat (26/9) malam WIB, sebagaimana dikutif dari laman CNN Indonesia.

 


 Ketujuh pemain yang dihukum adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano

 

FAM sebelumnya mengajukan permintaan klarifikasi kelayakan pemain naturalisasi kepada FIFA. Namun, ternyata dalam prosesnya FAM terbukti oleh FIFA menggunakan dokumen yang dipalsukan untuk memungkinkan ketujuh pemain tersebut membela tim nasional Malaysia.

 

 

Para pemain tersebut tampil dalam laga Malaysia melawan Vietnam pada 10 Juni 2025 dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027.

 

Usai pertandingan itu, FIFA mendapatkan banyak laporan terkait kebenaran data administrasi lima pemain naturalisasi timnas Malaysia tersebut yaitu Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

 

Setelah melalui proses hukum yang berlaku, Komite Disiplin FIFA meninjau semua bukti yang ada dan menjatuhkan sanksi yaitu Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dikenai denda sebesar CHF 350.000.Kemudian masing-masing dari tujuh pemain timans Malaysia yaitu Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano dikenai denda sebesar CHF 2.000.

 

 

Ketujuh pemain tersebut juga dijatuhi larangan berpartisipasi dalam seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola selama 12 bulan, berlaku sejak tanggal pemberitahuan keputusan.

 

"Selain itu, masalah kelayakan para pemain untuk memperkuat tim nasional Malaysia telah dirujuk oleh Komite Disiplin FIFA ke Pengadilan Sepak Bola FIFA untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," tulis FIFA.

 

"FAM dan para pemain yang terlibat telah menerima pemberitahuan resmi atas keputusan Komite Disiplin FIFA pada hari ini (26/9). Sesuai dengan ketentuan dalam FDC, mereka memiliki waktu sepuluh hari untuk meminta keputusan yang disertai alasan. Jika diminta, keputusan tersebut akan dipublikasikan melalui situs legal.fifa.com. Keputusan ini masih dapat diajukan banding ke Komite Banding FIFA," tulis FIFA menambahkan.

 

Warga ASEAN langsung bereaksi usai FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Timnas Indonesia ikut disebut-sebut. Komited Disiplin FIFA akhirnya menjatuhkan sanksi keras kepada FAM serta tujuh pemain naturalisasi yang sempat membela Timnas Malaysia. Keputusan ini diumumkan pada Jumat (26/9/2025) setelah ditemukan pelanggaran serius terkait penggunaan dokumen palsu.

Advertisements X Dalam rilis resminya, FIFA menyatakan FAM bersama tujuh pemain terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) yang mengatur soal pemalsuan dokumen. Mereka disebut menggunakan dokumen tidak sah untuk meloloskan para pemain agar bisa membela Timnas Malaysia di ajang internasional.(**)