Pringsewu-(Pikiran Lampung
)-Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK. M.I.K bersama ketua DPRD Suherman SE dan Kajari Pringsewu Ade Indrawan, SH bersepeda santai sambil meninjau kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di MI Yasmida kecamatan Ambarawa kabupaten Pringsewu.

Goes yang dimulai dari halaman Mapolres Pringsewu dengan jarak tempuh sejauh 6,5 Kilometer tersebut turut diikuti Wakapolres Pringsewu Kompol Leksan Ariyanto, Kabag Logistik AKP Tajudin, Kasat Reskrim Iptu Feabo, Kasat Lantas Iptu Rido Grisyan, Kasat Intelkam Iptu Asiadi Wasito dan sejumlah perwira staf. Sabtu (22/1/22). 

AKBP Rio Cahyowidi, S.IK, M.I.K mengatakan kegiatan bersepeda merupakan salah satu cara dalam menjaga kesehatan dan kebugaran.


"Hari Sabtu merupakan jadwal berolahraga, saya bersama ketua DPRD dan Kajari sepakat melaksanakan olahraga bersepeda sekaligus meninjau vaksin di salah satu gerai yang ada di Ambarawa,"ujarnya. 

Dijelaskan Kapolres, saat ini di Kabupaten Pringsewu sedang dilaksanakan vaksinasi dengan sasaran anak usia 6-11 tahun, lansia dan masyarakat umum baik dosis satu, dua dan ketiga atau booster.

Lanjutnya, Dldari data yang dihimpun, capaian vaksinasi kabupaten Pringsewu dosis satu sudah 78,69 persen atau 236.557 orang, kemudian dosis dua 54,31 persen atau 162.585 orang dan dosis ketiga 1,29 persen atau 3.866 orang.

"Kami ucapkan terima kasih kepada para orang tua / wali murid karena  telah mendukung Pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi anak guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19"ungkapnya.

AKBP Rio berharap, warga yang belum melaksanakan vaksinasi atau sudah terjadwal mengikuti vaksinasi dosis kedua dan ketiga untuk segera mengikuti vaksinasi di gerai vaksin terdekat.

"Bagi yang sudah vaksin saya harapkan tetap menerapkan protokol kesehatan agar memperoleh perlindungan yang maksimal terhadap Covid-19, dan untuk yang belum kami harapkan segera mengikuti vaksinasi di gerai vaksin yang sudah dibuka pemerintah" imbuhnya. 

Sementara itu kepala MI Yasmida Ambarawa, Partimah menyampaikan, di MI Yasmida terdapat 250 siswa yang ditargetkan mendapat suntikan vaksinasi dosis pertama dengan menggunakan vaksin Sinovac.

Dia berharap, dengan dilaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, imunitas para siswa dapat terbentuk dan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa berjalan normal kembali.

"Setelah menerima vaksinasi para siswa lebih kuat imunitasnya dan KBM bisa berjalan normal" harapnya,(Borneo/Supri)


Bandarlampung (Pikiran Lampung
) --Personel Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Lampung  meningkatkan patroli sebagai antisipasi kasus curas, curat, dan curanmor (C3) di wilayah hukum Polresta Bandarlampung, Jumat(21/1/2022).

Hal ini dilakukan guna menambah kenyamanan masyarakat, khususnya di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya.


Kegiatan ini dilaksanakan  berdasarkan perintah Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Widiarso Suprapto, S.IK., M.Si. agar setiap Jajaran Satuan Brimob Polda Lampung rutin dan giat dalam melaksanakan patroli. Kehadiran anggota Brimob melalui patroli ini diharapkan lebih dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, patroli ini juga bertujuan berdialog dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.


Ditempat terpisah Danki 4 Yon A Pelopor Akp Budi SetiyarsoS.H.,M.H, menjelaskan Bahwa  patroli dilaksanakan oleh satu regu terdiri dari 6 personil dengan sasaran  jalur rawan pemalakan dan premanisme yaitu di daerah Panjang Kota Bandar Lampung. Patroli ini dilaksanakan guna  memberikan rasa aman kepada masyarakat dan kepada masyarakat bila ada gangguan terhadap pelaku C3 atau premanisme, segera laporkan ke kami. Dengan cepat akan kami tindaklanjuti," kata Akp Budi Setiyarso S.H.,M.H.(lis/p1) 



Bandarlampung (Pikiran Lampung
) - Suasana sakral bernuansa adat terlihat kental saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bertemu sejumlah adat Lampung, yang salah satunya merupakan Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong, Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Pangeran Edward Syah Pernong, SH MH., Gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 di Villa Batu Putu Bandar Lampung, Sabtu (22/1). Sejumlah prosesi adat dilakukan, untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Ganjar yang tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB langsung disambut oleh jajaran Panglima dan Hulubalang kerajaan. Setelah itu, Ganjar diarak menuju lokasi pertemuan oleh para penari pencak silat khakot.


Di sana Ganjar sudah disambut Pun Edward Syahpernong, sejumlah saibatin pangeran dan tokoh-tokoh adat. Dalam pertemuan itu, Ganjar kemudian diberi kopiah Lampung bertanduk atau Hanuang Bani dan disematkan pin emas kerajaan sebagai simbol diterimanya Ganjar menjadi keluarga kerajaan.

"Ya ini lencana kepaksian, sebuah lencana yang menandakan kekerabatan. Mudah-mudahan ini bisa semakin melekatkan hati pak Ganjar dengan masyarakat Lampung khususnya Kepaksian Sekala Brak Lampung," kata Pun Edward.


Usai ramah tamah, Ganjar dan Pun Edward kemudian makan siang bersama. Keduanya Nyeruit bareng, yakni makan makanan khas Lampung. Menu yang terdiri dari pindang ikan baung, pepes ikan Belida,sambal terasi dicampur nanas, sambal durian atau tempoyak serta lalapan itu disantap keduanya sambil ngobrol bersama dengan akrab.

"Wah ini luar biasa, Nyeruit dengan pak Edward satu meja penuh makanan. Ada berbagai macam ikan, ada yang besar, kecil. Sambal, nah ini cocok ada lalapannya. Saya suka lalapan," ucap Ganjar saat makan bersama.



Pun Edward mengatakan, Kepaksian Sekala Brak menyambut dengan gembira dan bangga atas kunjungan Ganjar. Ganjar yang banyak kegiatan di Lampung masih menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan Kepaksian Pernong dan tokoh adat Lampung lainya.

"Saya sangat bangga dan terharu, pak Ganjar mau menyempatkan diri bertemu saya dan keluarga saya dari Kepaksian Pernong Sekala Brak. Mudah-mudahan silaturahmi ini tidak akan putus demi kebaikan bersama," ucap Pun Edward.

Sementara itu, Ganjar begitu terpukau dengan penyambutan Edward Syah pernong dan keluarganya. Ia yang awalnya berpikir hanya bertemu dengan beberapa keluarga Pun Edward, ternyata yang hadir cukup banyak dan semuanya adalah kerabat kerajaan.

"Sambutannya sangat hebat menurut saya, saya saja kaget dan terkejut. Ini luar biasa, di luar dugaan. Saya merasa tersanjung dan berterimakasih," katanya.

Ganjar juga berterimakasih karena telah dianggap kerabat kerajaan setelah diberi Hanuang Bani dan pin emas. Ia berharap, pertemuan itu akan menjadi bagian dari simbol bagaimana membangun kekeluargaan, menyatukan denga keberanian.

"Apalagi tadi kita Nyeruit bareng, itu makanannya top, sambelnya pedas, enak banget," jelasnya.

Ganjar mengatakan, selama dua hari di Lampung dirinya merasakan seperti berada di daerah sendiri. Apalagi, di Lampung ada saudara yang tinggal di Pringsewu dan di Sukabumi.

"Jadi ada anaknya pakdhe saya yang merawat saya sejak kecil, dua orang ternyata tinggal di Lampung. Selain itu kemarin saya bertemu dengan para transmigran itu aslinya dari Purworejo, Kutoharjo, Bagelen dan lainnya. Itu kan daerah saya, makanya saya seperti bertemu dengan saudara-saudara sendiri," pungkasnya.

Dalam pertemuan itu Pun Edward juga menerangkan sejumlah silsilah keberadaan Lampung baik kerajaan yg dulu ada hingga kesultanannya,para saibatin hingga tokoh adat yang hingga kini masih kental terasa.


Tulangbawang (Pikiran Lampunh
) - Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tenggelam di rawa kampung Menggala pada Sabtu (22/01) pukul 09.30 WIB.

Kejadian berawal saat korban a.n. Kadek Rianto (jenis kelamin laki laki, usia 36th) pd Jumat (20/01) pukul 14.00 WIB pergi memancing di rawa membawa perahu kememudian korban tidak terlihat dan hanya di temukan perahu berada di rawa. Korban merupakan warga Dusun Bina Marga Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kab. Tulang Bawang.

Kantor SAR Lampung menerima laporan kejadian tsb dari Bp. Deri (Aparatur Kampung Menggala) pada Sabtu (21/01) pukul 07.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Lampung menggerakan personil Unit Siaga SAR Tulangbawang utk menuju lokasi dan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.


Pukul 08.30 WIB Tim Rescue Unit Siaga SAR Tulang Bawang tiba di lokasi kejadian dan melaksanakan Koordinasi dg aparat kampung dan tim SAR gabungan yg sudah terlebih dahulu berada di lokasi, kemudian dilanjutkan dengan pencarian korban menggunakan perahu karet Basarnas. Pukul 09.30 WIB Tim SAR Gabungan telah menemukan Korban tidak jauh dr lokasi kejadian sekitar 2 meter, selanjutnya korban dievakuasi kerumah duka.

Kepala Kantor SAR Lampung Jumaril, S.E., M.M. yg diwakili oleh Koordinator Unit Siaga SAR Tulang Bawang Santosa membenarkan info tsb. "Betul korban a.n. Kadek Rianto usia 36 tahun telah ditemukan pukul 09.30 WIB sekitar 2 meter dari lokasi kejadian,"ujar Tossa. (lis/p1


Lamsel (Pikiran Lampung) -
Tim Unit Reskrim Polsek  Tanjung Bintang berhasil mengamankan 2 (Dua)  orang Anak Baru Gede (ABG),  Jumat (21/1/2022) sekitar pukul  11.15 Wib di Desa Purwodadi Tanjung Bintang Lamsel.

Kedua ABG yang diamankan yang diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)  Jumat (21/1/2022) pukul 11.00 wib  di depan rumah korban  Irwansyah (43) di Desa Galih Lunik Kecamatan Tanjung Bintang, Lamsel, yakni AM (16) dan AL (14) keduanya warga Lampung Timur. 


Kapolsek  Tanjung Bintang Kompol Faria Arista,  S.I Kom,  SIK,   mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin,  SIK,  SH,  MSi,  Jumat (22/1/2022) membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana Curanmor jenis Honda Beat BE 6473 MT milik korban Irwansyah (43) di Desa Galih Lunik Kecamatan Tanjung Bintang Lamsel pada hari Jumat (21/1/2022) sekitar pukul 11.00 wib  yang sedang diparkir didepan rumahnya saat akan beristirat,  atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Tanjung Bintang dan ditindak lanjuti. 

Berbekal dari laporan korban,  pihaknya melakukan penyelidikan dan  penangkapan terhadap kedua pelaku AM (16)  dan AL (14) 

keduanya  tercatat sebagai warga Lampung Timur saat mencoba melarikan diri usai melakukan aksinya, namun  keduanya  berhasil ditangkap bersama barang buktinya  jalan Dokter Sutami ke arah  Sekampung udik Lampung Timur atau di Area perkebunan karet PTPN 7 Pal 8 desa Purwodadi Simpang Tanjung Bintang Lamsel,"ungkapnya

Saat  dilakukan introgasi, kedua  pelaku mengakui semua  perbuatannya, selanjutnya  diamankan bersama BB berupa  1 (satu) unit sepeda motor jenis  Honda Beat warna hitam BE 6473 MT, 1  (satu) unit seoeda  motor  jenis Honda Beat warna merah hitam no pol : B 5248 TFE, diamankan di  Polres Lansel,  guna penyidikan lebih lanjut. 

Sedangkan pasal yang akan dikenakan kepada kedua pelaku yakni)  pasal 363 KUH pidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara" Pungkasnya.  (Hms/red).