lisensi

Rabu, 17 September 2025, September 17, 2025 WIB
Last Updated 2025-09-17T09:26:34Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Lepas Ekspor Tujuh Ton Kopi Robusta, Perkuat Ekosistem Industri Kopi Daerah

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melaksanakan pelepasan ekspor kopi bubuk robusta yang dilaksanakan di EL’s Coffee Roastery Bandar Lampung, rabu (17/09/2025).


Sebanyak 7 ton kopi bubuk robusta senilai hampir 49 ribu dolar AS atau setara Rp 753 juta diekspor ke Hong Kong. 


Marindo menegaskan, ekspor kopi olahan ini menjadi bukti nyata transformasi ekonomi Lampung yang memberi manfaat langsung bagi petani dan pelaku UMKM. “Produk yang kita ekspor bukan lagi biji mentah, melainkan kopi bubuk bernilai tambah. Ini mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, dan memperluas peluang UMKM lokal,” kata Marindo.


Ia menyebut Lampung merupakan produsen kopi robusta terbesar di Indonesia, menyumbang lebih dari 30 persen produksi nasional. “Kalau Indonesia dikenal dunia sebagai negeri kopi, maka Lampung berdiri di panggung terdepan,” ujarnya


Menurutnya, hilirisasi kopi menjadi kunci untuk menjaga daya saing sekaligus memperluas pasar internasional. “Ekspor ini harus jadi titik awal gelombang baru. Kopi Lampung jangan hanya dikenal sebagai green bean exporter, tetapi juga pusat inovasi kopi di Asia Tenggara,” tutur Marindo.


Dalam kesempatan itu, ia juga meresmikan rumah produksi kopi serta peninjauan proses hilirisasi mulai dari roasting, pengemasan, hingga inovasi produk kopi saset modern. Dengan capaian ini, Lampung kian meneguhkan diri sebagai sentra kopi nasional sekaligus motor hilirisasi produk unggulan.


Dengan capaian ini, Lampung kian meneguhkan diri sebagai sentra kopi nasional sekaligus motor hilirisasi produk unggulan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat ekosistem industri kopi daerah dan membuat UMKM semakin berdaya saing di pasar global.(Susi)