Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Kodim 0410/KBL, melalui Babinsa-nya, mewujudkan sinergi dengan melibatkan organisasi pemuda dan Kelompok Bela Teritorial (KBT) dalam Patroli Gabungan di Bundaran Adipura.
Kegiatan yang digelar Sabtu (13/9/25) malam itu merupakan bagian dari Operasi S3B (Siap Siaga dan Siap Bantu). Kolaborasi multi-komponen ini terbukti efektif menciptakan keamanan dan kondusivitas di titik vital kota tersebut.
Selain sebagai operasi pengamanan, patroli ini juga berfungsi memperkuat kedekatan emosional TNI dengan rakyat. Keberhasilannya dijadikan model untuk perencanaan operasi serupa di masa depan.
Bertindak sebagai penggerak utama, perekat, dan komando lapangan. Babinsa memimpin seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan di lapangan, sekaligus menjadi jembatan antara TNI dan masyarakat.
Sebanyak 6 personel dari tiap Koramil menjadi kekuatan utama dan tulang punggung operasi. Kehadiran mereka memberikan efek deterren (pencegahan) yang kuat dan menjadi simbol kewibawaan negara di ruang publik.
Unsur Ormas Pemuda Pancasila (2 Personel): Berperan sebagai kekuatan pendukung masyarakat dan perpanjangan tangan sosialisasi. Keikutsertaan Pemuda Pancasila memperkuat legitimasi kegiatan di mata masyarakat dan memudahkan komunikasi dengan warga setempat.
Himpunan Pemuda Karya Dharma (1 Personel): Mewakili kelompok masyarakat spesifik dan memperkaya dimensi partisipasi. Keterlibatan HIPAKAD menunjukkan bahwa upaya menjaga kamtibmas adalah tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
Sebagai penerima manfaat utama (end-user) dari kegiatan ini.
Kehadiran para personel secara langsung menciptakan rasa aman dan nyaman, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi TNI dan mitra-mitranya.(*)
