lisensi

Rabu, 04 Maret 2026, Maret 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-04T14:37:18Z
PSI Bandar Lampung

PSI Bandar Lampung Soroti Lonjakan Kasus HIV, Dorong Penguatan Edukasi dan Pencegahan

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung)— Meningkatnya kasus HIV di Kota Bandar Lampung menjadi perhatian serius berbagai pihak. Data terbaru menunjukkan ratusan warga terdeteksi positif HIV, dengan kelompok usia produktif menjadi penyumbang kasus terbanyak.


Menanggapi hal tersebut, Silvia Rusli, Bidang Kesehatan Masyarakat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bandar Lampung, menilai kondisi ini harus menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan serta edukasi kesehatan masyarakat.



Menurut Silvia, meningkatnya angka kasus HIV tidak hanya berkaitan dengan persoalan medis, tetapi juga erat hubungannya dengan tingkat kesadaran masyarakat terhadap risiko penularan serta kurangnya edukasi yang tepat mengenai HIV.



“Kasus HIV yang meningkat harus kita sikapi secara serius. Ini bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan edukasi masyarakat. Upaya pencegahan harus diperkuat melalui penyuluhan kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai cara penularan HIV,” ujar Silvia Rusli.



Ia menjelaskan bahwa langkah penting yang perlu dilakukan saat ini adalah memperluas edukasi publik agar masyarakat memahami cara penularan HIV yang sebenarnya, sekaligus mengurangi stigma terhadap penderita.



Silvia juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan akses pemeriksaan HIV secara sukarela dan rahasia (Voluntary Counseling and Testing/VCT), sehingga deteksi dini dapat dilakukan lebih cepat.



“Deteksi dini sangat penting. Semakin cepat diketahui, maka penanganan bisa lebih efektif dan risiko penularan dapat ditekan,” katanya.

Selain itu, Silvia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat dalam memperkuat program pencegahan HIV di Bandar Lampung.



Menurutnya, pendekatan yang tepat adalah melalui edukasi kesehatan masyarakat, penyuluhan mengenai perilaku pencegahan penularan, serta dukungan terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) agar mereka mendapatkan pengobatan yang berkelanjutan tanpa diskriminasi.

“Kita harus melawan penyakitnya, bukan memusuhi penderitanya. Pendekatan yang berbasis edukasi dan kesehatan masyarakat menjadi kunci untuk menekan penyebaran HIV,” tegasnya.



DPD PSI Bandar Lampung berharap dengan keterlibatan semua pihak, upaya pencegahan HIV dapat diperkuat sehingga angka kasus baru di Bandar Lampung dapat ditekan secara bertahap.(Alung)