lisensi

Rabu, 25 Maret 2026, Maret 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-25T10:05:07Z
Kapal Indul GaribaldiNasional

Kapal Induk Garibaldi Segera Berlayar ke Indonesia, Senat Italia Sudah Katakan Oke

Advertisement

 


Jakarta (Pikiran Lampung) – Rencana transfer kapal induk Giuseppe Garibaldi (C551) dari Italia ke Indonesia semakin mendekati realisasi setelah Senat Italia menyetujui Rancangan Keputusan Menteri terkait hibah tersebut dalam sidang yang berlangsung pada 24 Maret 2026.


Ketua Komite ke-3 (Pertahanan) Senat Italia, Stefania Gabriella Anastasia Craxi, menjelaskan bahwa pada sesi sebelumnya pihaknya telah meminta perpanjangan waktu selama 10 hari untuk menghimpun pandangan seluruh komite. Dengan disetujuinya perpanjangan tersebut, batas akhir penyampaian pendapat kini ditetapkan pada Kamis (26/3/2026).


Tanggal tersebut akan menjadi penentu bagi pemerintah Italia untuk mengeluarkan payung hukum terkait hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia.


Dikutip dari laman resmi Senat Italia, Craxi menutup jalannya diskusi tanpa adanya intervensi dari para senator yang hadir. Dalam forum tersebut, anggota Senat Stefania Pucciarelli dari partai LSP-PSd’Az yang merupakan pendukung pemerintah, menyampaikan draf opini yang mendukung kebijakan hibah tersebut.



Dukungan juga datang dari Senator Roberto Menia dari partai Fratelli d’Italia (FdI), yang merupakan salah satu kekuatan utama pendukung pemerintah. Ia mengaku telah memperoleh penjelasan langsung dari Laksamana Giacinto Ottaviani, Wakil Kepala Staf Pertahanan sekaligus Direktur Persenjataan Nasional Kementerian Pertahanan Italia.


Namun demikian, penolakan datang dari kubu oposisi. Senator Bruno Marton dari Movimento 5 Stelle (M5S) menegaskan pihaknya tetap menentang rancangan tersebut. Ia menyoroti adanya kesenjangan informasi yang dinilai belum sepenuhnya dijelaskan kepada parlemen.


Senada, Senator Graziano Delrio dari Partai Demokrat (PD-IDP) juga menyatakan penolakan. Ia menilai informasi tambahan yang muncul justru banyak diperoleh dari hasil investigasi jurnalistik, bukan dari penjelasan resmi pemerintah, sehingga belum memperjelas hubungan antara Kementerian Pertahanan dengan pihak swasta.


Penolakan juga disampaikan oleh Senator Enrico Borghi dari kelompok IV-C-RE. Meskipun demikian, kekuatan suara oposisi tidak cukup untuk menggagalkan rancangan tersebut, mengingat mayoritas kursi di Senat dikuasai oleh partai pendukung pemerintah.


Dalam sidang tersebut, Wakil Menteri Pertahanan Italia, Matteo Perego di Cremnago, menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan seluruh informasi terkait prosedur transfer kapal induk tersebut secara transparan kepada Senat.


Ia juga menekankan bahwa hibah kapal induk tersebut merupakan bagian dari kerja sama militer dan komersial yang terus berkembang antara Italia dan Indonesia. Menurutnya, transfer material militer merupakan praktik yang lazim dilakukan antarnegara sahabat guna memperkuat interoperabilitas serta hubungan strategis.


Sebagai informasi, Senat Italia memiliki total 205 kursi, dengan komposisi 120 kursi dikuasai oleh koalisi pendukung pemerintah yang terdiri dari empat partai, sementara 85 kursi lainnya berada di kubu oposisi yang terdiri dari lima partai.


Dengan dukungan mayoritas tersebut, rancangan aturan terkait hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi diperkirakan akan resmi disahkan dalam sidang berikutnya. (*)