lisensi

Sabtu, 04 April 2026, April 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-04T12:25:58Z
NasionalPelepasan Tiga Prajurit TNI Gugur Di Lebanon

Presiden Lepas Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi PBB Lebanon di Bandara Soekarno-Hatta

Advertisement

 


Jakarta (Pikiran Lampung) – Suasana haru menyelimuti Bandara Soekarno-Hatta saat Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon. Kehadiran Presiden menjadi bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian para prajurit yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).


Berdasarkan pantauan di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026), Presiden tiba sekitar pukul 18.46 WIB. Kedatangannya disambut sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Prosesi pelepasan juga dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Lodewijk F. Paulus, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, serta jajaran pimpinan TNI lainnya. Keluarga dari para prajurit yang gugur turut hadir dan larut dalam suasana duka.


Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo tampak menyalami keluarga korban dan memberikan penghormatan di hadapan peti jenazah. Ia juga memberi hormat kepada foto para prajurit sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka.


Setelah prosesi penyambutan dan penghormatan, jenazah ketiga prajurit disemayamkan sementara di Bandara Soekarno-Hatta sebelum diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara militer.


Adapun tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Mereka merupakan bagian dari kontingen TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon selatan.


Peristiwa tragis pertama terjadi pada Minggu (29/3/2026), ketika Praka Farizal Rhomadhon meninggal dunia akibat ledakan proyektil di dekat posisi pasukan di wilayah Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan. Sehari berselang, Senin (30/3), dua prajurit lainnya gugur setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Dalam insiden tersebut, dua prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.


Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga prajurit tersebut. Melalui pernyataannya, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta menegaskan penghormatan atas dedikasi para prajurit dalam menjalankan tugas negara.


“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Presiden melalui akun Instagram resminya.(*)