Advertisement
Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Paguyuban Keluarga Besar H. Ahmad Suku Balak Lampung Utara mendukung penuh semua program Pembangunan Pemprov Lampung.
Keluarga besar Hi. Ahmad yang tersebar di seluruh Lampung mengapresiasi
program Gubernur Rahmat Mirzani Djuasal, Wagub Jihan dan Sekdaprov Marindo
Kurniawan.
Hal ini disampaikan oleh Penasehat Paguyuban tersebut,
Drs. H. Bustami,M.Pd, pada silaturahmi
Keluarga Besar Haji Ahmad, Ahad (21/6/2026) di Bandarlampung.
“ Kita apreasiasi semua program yang sudah dan sedang
dijalankan oleh Gubernur Mirza untuk untuk warga Lampung, Terutama program Pendidikan,
Pertanian dan Ekonomi,”jelas mantan Kabid Dikdas Disdik Bandarlampung ini saat
menyampaikan sambutannya.
Oleh karenanya, Bustami mengajak seluruh keluarga besar Hi
Ahmad di seluruh Lampung untuk terus mendukung program Gubernur Mirza.
“ Saya kebetulan secara pribadi kenal baik serta teman
kerja ibu dari pak Mirza, jadi saya paham ketulusan mereka untuk membangun
Lampung. Oleh karena itu, sepatutnya, kita mendung program Pak Gubernur Mirza,
wagub Jihan serta Sekdaprov Marindo Kurniawan,”pungkasnya.
Sementara itu, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi antar keturunan keluarga besar sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Silaturahmi kali ini digelar di kediaman Ketua Keluarga Besar Haji Ahmad, Hersoli Rizwan di
Bandarlampung.
Selain sebagai ajang berkumpul dan mempererat hubungan keluarga, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Dengan harapan, semoga di tahun baru 1448 hijrah ini,
seluruh keluarga Besar Hi Ahmad serta seluruh umat islam mendapat keberkahan,
kebaikan, rezeki, serta umur panjang nan berkah.
Dalam setiap pertemuan silaturahmi, nilai budaya dan
islami selalu dibentangkan jadi menu utama.
Baik, itu budaya bahasa, makanan serta hal lainnya yang
selalu berlandaskan syariat Islam serta budaya Indonesia, khususnya Lampung.
Contohnya, bahasa Lampung tetap jadi pedomanan komunikasi pada setiap pertemuan keluarga besar Hi. Ahmad. Budaya Nanjar seperah andak, nyeruit balak serta sambel limau juga disajikan.
Budaya islami yang diketengahkan atau dibentangkan adalah, silatuhami, doa bersama serta tata cara yang muda ketikaa bertemu yang tua.
Pada kesempatan ini, hadir dalam siaturahmi, penasehat
Keluarga besar Hi.Ahmad, Drs.H. Bustami, M.Pd, Herlan Efendi, Nasution, Edwar
dan Idahar, serta jajaran tetua atau penyimbang lainnya.
Dalam sambutannya, dengan mengunakan Bahasa Lampung Abung serta
Menggala, Hersoli Rizwan selaku tuan rumah sekaligus Ketua Keluarga Besar Haji
Ahmad menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh keluarga besar yang
hadir.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan, tempat, maupun hidangan yang disuguhkan masih terdapat kekurangan.
Ia mengatakan, pertemuan silaturahmi tersebut memiliki
makna lebih besar sebagai wadah mempererat hubungan antaranggota keluarga yang
kini tersebar di berbagai daerah.
“Silaurahmi ini, jadi wadah kita terus menjaga ikatan
keluarga, saling mengenal antar generasi, serta memperkuat kebersamaan yang
telah diwariskan oleh para pendahulu kita,” tambahnya.
Menurut Hersoli, keluarga besar Haji Ahmad memiliki sejarah dan nilai perjuangan yang perlu terus dijaga. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkokoh persatuan keluarga sekaligus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat.
Selain mempererat hubungan kekeluargaan, kegiatan arisan
ini juga menjadi bagian dari komitmen Keluarga Besar Haji Ahmad untuk terus
mendukung berbagai program pemerintah serta berkontribusi dalam pembangunan dan
kemajuan masyarakat Lampung.
Sebab, keluarga besar Hi Ahmad tersebar di Seluruh wilayah
Provinsi Lampung, seperti Lampung Utara, Way Kanan, Tulangbawang, Lapung Timur,
Lampung Tengah, Lampung Selatan serta Lampung Barat dan Pesawaran, sebagian
besar di Kota Bandarlampung dan Jabodetabek.
Diketahui, Haji Ahmad merupakan salah satu tokoh ulama besar di yang berasal dari Serambi Mekah, Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam, khususnya daerah Gayo.
Pada masa kolonial, kiprah dan perjuangannya meninggalkan
warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Lampung.
Jejak keluarga besar Haji Ahmad kini telah tersebar tidak hanya di seluruh wilayah Lampung, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah keturunannya diketahui berkiprah di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, TNI, dan Polri.
Dalam kepengurusan arisan keluarga besar tersebut, Hersoli
Rizwan dipercaya sebagai Ketua Arisan, Saepudin, S.Pd sebagai Sekretaris, serta
Drs. H. Bustami, M.Pd sebagai Pembina. Mereka berharap kegiatan rutin ini dapat
terus berjalan sebagai sarana menjaga hubungan kekeluargaan antar generasi.
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama yang dilanjutkan dengan sesi foto keluarga. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus dan akan bertempat di kediaman Herlan Efendi di Lampung Utara.
(Alung Jabung)