Advertisement
Pesawaran (Pikiran Lampung) - Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran TNI atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dinilai memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri upacara penutupan TMMD ke-127 yang dipimpin langsung Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) di Lapangan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/3/2026).
Menurut Nanda Indira, program TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Ia menilai kolaborasi tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan warga.
“Ini adalah salah satu bentuk sinergi antara TNI, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia berharap berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program TMMD dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta dijaga keberlanjutannya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Upacara penutupan kegiatan TMMD ke-127 itu turut dihadiri Danrem 043/Gatam, perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Sementara itu, Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav M. Nuril Ambiyah selaku Dansatgas TMMD dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan TMMD berlangsung selama 30 hari dengan berbagai sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik.
Untuk sasaran fisik, TMMD berhasil menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan talud, pembuatan lima unit sumur bor, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain itu, berbagai kegiatan nonfisik juga dilaksanakan, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, sekolah ramah anak, penyuluhan peternakan dan perikanan, sosialisasi bahaya judi online dan pornografi, hingga edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, penyuluhan hukum, serta pelestarian lingkungan hidup.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya paket sembako serta bantuan bibit kambing sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan warga.
Penutupan TMMD ke-127 secara simbolis ditandai dengan penanggalan tanda peserta dan pengembalian alat kerja TMMD oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.(alung)