Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Provinsi Lampung akan mengoptimalkan petanimuda atau petani melenial dalam mendukung program swasembada pangan.
Marindo Kurniawan mengungkapkan bahwa Lokus optimalisasi lahan merujuk pada wilayah atau area tertentu yang menjadi fokus kegiatan untuk meningkatkan produktivitas dan pemanfaatan lahan secara optimal, seperti lahan pertanian yang membutuhkan perbaikan, lahan tidur yang bisa dimanfaatkan, atau lahan yang sudah ada namun perlu dioptimalkan penggunaannya.
"Kita bersyukur bahwa Lampung sangat diperhatikan pemerintah pusat, sehingga Kementerian Pertanian akan mengunjungi Lampung pada hari Kamis nanti dalam rangka mengkoordinasikan program optimalisasi lahan di mana lahan kita di daerah rawa yang selama ini tidak bisa dikelola dengan program ini nanti dikelola dengan kelompok tani di wilayah-wilayah yang sudah ditetapkan
Jadi polanya dari kelompok tani dari desa kemudian bhabinkamtibmas dan angkatan darat berpartisipasi menjalankan program ini," ungkap Marindo Kurniawan pada Media Harian Pikiran Lampung, di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan ada empat kabupaten yang menjadi lokus swasembada pangan, dengan target kaum milenial yang akan mengelola lahan pertanian. Dengan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan hasil panen, efisiensi penggunaan lahan, dan mendukung ketahanan pangan.
"Di Lampung kita ada 4 wilayah yang jadi lokus yaitu Lampung Tengah, Lampung Timur, Mesuji dan Tulang Bawang.
Dengan program brigade pangan generasi milenial dari usia 19 hingga 39 tahun dididik untuk tertarik menjadi petani dengan mengelola lahan yang tadinya terbengkalai menjadi lahan yang produktif," pungkasnya.
Untuk diketahui, Lokus swasembada pangan merujuk pada lokasi atau daerah yang telah mencapai atau berupaya mencapai kemandirian dalam penyediaan kebutuhan pangan bagi penduduknya. Ini berarti daerah tersebut mampu memproduksi berbagai jenis bahan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah atau negara lain. (red)
