lisensi

Minggu, 03 Agustus 2025, Agustus 03, 2025 WIB
Last Updated 2025-08-04T01:11:53Z
HUR RI Ke-80Pengibaran Bendera Merah PutihSekdaprov Marndo Kurniawan

Ajakan Sekdaprov Marindo Megena Di Hati Rakyat, Pengibaran Bendera Semakin Ramai Hingga Ke Pelosok

Advertisement

Pengibaran Bendera untuk Memerihakan HUT RI ke-80 semakin ramai hingga ke pelososk desa. 
Foto : Raffi Baskoro/Pikiran Lampung 


 Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Ajakan Sekretaris Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan mengena di hati rakyat, terbukti pengibaran bendera semakin ramai di provinsi Lampung. Tampak beberapa kabupaten/kota di provinsi Lampung, warga  telah ramai mengibarkan bendera merah-putih. Baik di Rumah, tempat usaha maupun isntansi pemeritah. 


Tim Media Harian Pikiran Lampung berkeliling mengunjungi kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Tengah hingga ke Lampung Utara. Di sepanjang jalan yang dilalui telah ramai bendera merah putih berkibar baik di jalan-jalan utama hingga memasuki desa. 



Saat mengunjungi Lampung Selatan, tepatnya di desa Candimas Natar telah ramai rumah warga yang mengibarkan bendera merah-putih. Mulyono (39) salah seorang warga setempat mengatakan bahwa pengibaran bendera merah putih ini merupakan ajakan dari Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan.


"Saya pasang bendera hari Sabtu (02/08) setelah membaca berita  ajakan Pak Sekdaprov Marindo Kurniawan untuk mengibarkan bendera merah putih dari tanggal 1 sampai 31 Agustus jadi saya pasang, sebenarnya memang kami setiap tahun selalu mengibarkan bemdera merah putih, cuma biasanya pas mendekati tanggal 17, karena ajakan Pak Marindo kami mengibarkan bendera dari tanggal 2, bahkan tetangga sebelah rumah sudah mengibarkan bendera dari tanggal 1," ungkap pria yang sehari-hari membuka warung sembako tersebut.


Hal senada diungkapkan  Sepudin(45) warga Cahaya Negri Lampung Utara. Ia menilai ajakan Sekdaprov Lampung suatu hal positif.

"Ya jelas ajakan pengibaran bemdera dari Sekdaprov Pak Marindo itu sangat positif ya dan bagi saya bersifat mutlak, karena hari kemerdekaan memang harus dimeriahkan setiap tahun, selain itu pengibaran bendera mengingatkan kita pada jasa para pejuang yang telah berkorban nyawa demi kemerdekaan Indonesia jadi kita sebagai warga negara Indonesia harus mengibarkan bendera merah putih," ujarnya.



Sementara, Warsidi (63). Warga desa Sukaraja Gedong Tataan Pesawaran tersebut mengaku telah memasang bendera merah putih sejak tanggal 1 Agustus 2025.

"Saya ini kan mantan pensiunan PNS tapi saya soal berita apapun selalu update, maka saat Pak Marindo Kurniawan selaku Sekdaprov mengumumkan untuk mengibarkan bendera merah putih pada tanggal 31 Juli, maka tanggal 1 Agustus saya sudah mengibarkan bendera merah putih di depan rumah saya.



Karena sebagai warga negara Indonesia kita wajib menyemarakan HUT RI yang ke-80, jangan kalah sama tren pengibaran bendera one piace karena di wilayah Pesawaran gak ada itu ngibar-ngibarin bendera kayak begitu, saya juga sudah cek ke saudara di kabupaten lain di Lanpung gak ada yang mengibarkan bendera one piace, karena warga Lampung itu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, serta mencintai tanah air," pungkasnya. (Susi/ Alung/Rima)