lisensi

Selasa, 12 Agustus 2025, Agustus 12, 2025 WIB
Last Updated 2025-08-12T09:55:34Z
DaerahLampungSekdaprov MarindoSemburan Gas di Tulangbawang

Sekdaprov Marindo Pastikan Tim Pemprov Telah Periksa Semburan Gas di Tulangbawang

Advertisement



Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Hingga saat ini warga dilarang untuk mendekati semburan lumpur di Rawajitu, Tulang Bawang.

 

Pemprov Lampung juga langsung bergerak cepat dengan melakukan sterilisasi area semburan lumpur beserta gas. Yang tepatnya di Kampung Bumi Dipasena Makmur, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

 Hal ini ditegaskan oleh Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan kepada awak media.

 

"Kami sudah mengetahui terkait adanya semburan lumpur yang terjadi, dan saat ini tim dari Dinas ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Provinsi Lampung tengah memeriksa kandungan gas yang ada di sana," ujar Sekdaprov Marindo, Selasa (12/8/2025).

 

Ia mengatakan untuk saat ini Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, serta pihak terkait tengah melakukan sterilisasi area sumur bor yang mengeluarkan semburan lumpur di Kampung Bumi Dipasena Makmur.

 


"Kami berhati-hati dalam menangani kejadian ini, sebab ini sebenarnya bisa dilakukan pemanfaatan energi akan tetapi masih perlu analisis serta kajian lebih dalam. Dan saat ini sterilisasi dilakukan agar memastikan lahan aman terlebih dahulu," ucap dia.

 

Dia menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat sekitar serta mencegah adanya permasalahan terkait kegiatan eksplorasi sumber energi di lahan yang menyemburkan lumpur disertai gas.

 

Sebelumnya diketahui di Kampung Bumi Dipasena Makmur Kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang pada Senin (4/8) memulai pengerjaan pengeboran sumur di sebelah TK Dharma Wanita Kampung Bumi Dipasena Makmur Kecamatan Rawajitu Timur, sumur tersebut direncanakan digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

Pada Sabtu (9/8) galian sumur bor sedalam 100 meter yang tengah menunggu air mengalir pada pukul 15.00 WIB mengeluarkan lumpur dengan ketinggian mencapai 25 meter. Saat ini semburan lumpur sudah berhenti namun masih dilakukan pemeriksaan kandungan gas di area tersebut.

Polisi mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi semburan lumpur di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Imbauan ini dikeluarkan demi keselamatan warga pasca insiden di Kampung Bumi Dipasena Makmur, Kecamatan Rawajitu Timur.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/8) saat pengerjaan sumur bor. Dari lubang galian itu, tiba-tiba keluar semburan lumpur setinggi puluhan meter.

"Benar, ada semburan lumpur di Rawajitu, Tulang Bawang. Lokasi sudah dipasang police line, warga dilarang mendekat sampai proses pemeriksaan selesai," ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Yuni menegaskan, meski saat ini semburan telah berhenti, potensi bahaya masih ada. Karena itu, area sekitar sudah disterilisasi dan dijaga.

"Sudah berhenti, tapi demi keamanan, warga jangan beraktivitas di sekitar lokasi dulu," tegasnya.

Ia menambahkan, penyelidikan dan pengambilan sampel akan dilakukan oleh Dinas ESDM Provinsi Lampung. Hasil pemeriksaan laboratorium akan menentukan langkah selanjutnya.

"Kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaan. Yang penting sekarang, masyarakat menjauh dulu supaya tidak ada korban," katanya. (**)