lisensi

Sabtu, 08 November 2025, November 08, 2025 WIB
Last Updated 2025-11-08T11:39:40Z
Lampung aman dari krisis panganSekdaprov Marindo

Sekdaprov Marindo Kurniawan Pastikan Lampung Aman Krisis Pangan, Hasil Kerja Keras Petani dan Dukungan Pemerintah

Advertisement


Bandar Lampung (Pikiran Lampung)
- Provinsi Lampung dinyatakan aman dari krisis pangan berkat kerja keras petani dan kebijakan pemerintah daerah, dengan dukungan dari pemerintah pusat. Produksi beras dan jagung di Lampung mengalami peningkatan signifikan.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menjelaskan, bahwa Lampung berhasil menjaga ketahanan pangannya. Hal ini disampaikan berdasarkan data dan laporan produksi pertanian di wilayah tersebut.


"Lampung tidak hanya aman, tetapi juga surplus pangan. Ini adalah hasil kerja keras petani Lampung serta dukungan dari pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan pemerintah pusat dalam menjaga dan meningkatkan produksi," ujar Marindo Kurniawan pada pikiranlampung.com, Sabtu (08/11/2025).


Berdasarkan data terbaru, produksi beras di Lampung pada periode Januari-Desember 2025 diperkirakan mencapai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Stok beras di gudang-gudang Bulog wilayah Lampung juga berada pada level yang aman.


Produksi jagung di Lampung juga menunjukkan tren positif. Potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air yang sesuai standar juga mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Suami Agnesia Bulan Rurianti tersebut menambahkan bahwa berbagai program seperti intensifikasi pertanian, penggunaan bibit unggul, serta bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada petani menjadi kunci penting dalam menjaga produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim.


"Pemprov Lampung terus berupaya memberikan dukungan kepada petani Lampung melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada para petani. Ketahanan pangan adalah prioritas utama kami," ujar Mantan Pj. Bupati Pringsewu tersebut.


Dengan kondisi surplus pangan ini, Lampung tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berpotensi untuk memasok ke daerah lain yang membutuhkan. Hal ini menunjukkan kemandirian dan ketahanan pangan yang kuat di Provinsi Lampung. (red)