Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri pelantikan Kepengurusan 8 PMI Kabupaten/Kota masa bakti 2025–2030. Kegiatan berlangsung di Gedung Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin (17/11/2025).
Pelantikan ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur dan kesiapsiagaan PMI di seluruh daerah. Hadir menyaksikan prosesi tersebut Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, pejabat tinggi pratama, serta perwakilan instansi terkait.
Delapan PMI Kabupaten/Kota yang dilantik meliputi PMI Lampung Utara, Pesisir Barat, Lampung Barat, Tulang Bawang, Pringsewu, Mesuji, Pesawaran, dan Way Kanan. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Lampung terhadap jajaran kepengurusan yang mencakup unsur Pelindung (Bupati), Dewan Kehormatan, Ketua PMI Kabupaten, Sekretaris, dan Bendahara.
Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh penguatan kelembagaan PMI di seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, keberadaan PMI di daerah bukan hanya simbol struktur organisasi, tetapi menjadi garda terdepan dalam kerja-kerja kemanusiaan.
“Pengurus yang dilantik hari ini memiliki tanggung jawab besar. Penguatan struktur PMI adalah kunci agar layanan kemanusiaan dapat berjalan cepat, tepat, dan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Marindo.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan PMI menghadapi potensi bencana di Lampung. “Lampung adalah daerah rawan bencana. Karena itu, PMI harus selalu sigap, terlatih, dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Marindo mengapresiasi semangat para pengurus baru dan menyampaikan harapan agar mereka dapat membawa perubahan positif. “Saya berharap pengurus yang baru dilantik dapat bekerja dengan hati, penuh dedikasi, dan tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan sebagai roh PMI,” tambahnya.
Sementara itu Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi langkah memastikan PMI di daerah memiliki struktur yang sah dan kokoh. “Ini adalah wujud komitmen kita untuk memperkuat kerja kemanusiaan di seluruh penjuru Lampung,” ujarnya.
Wanita yang akrab disapa Batin Wulan itu juga mengapresiasi pengurus baru. “Setiap langkah Bapak/Ibu insyaallah akan menjadi amal kebaikan dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Lampung,” ucapnya. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga independensi dan profesionalitas PMI sesuai AD/ART serta menjauhkan organisasi dari kepentingan politik.
Ia mengingatkan kembali instruksi Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, bahwa PMI harus mampu tiba di lokasi terdampak maksimal enam jam setelah bencana terjadi sebagai bentuk respon cepat yang menjadi standar nasional. Dengan pelantikan ini, ia optimistis pelayanan PMI di delapan daerah tersebut akan semakin profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat.(red)