lisensi

Selasa, 30 Desember 2025, Desember 30, 2025 WIB
Last Updated 2025-12-30T09:53:35Z
DaerahPemkab Pringsewu

Bupati Pringsewu Lantik Direktur PERUMDA Way Sekampung dan Pimpinan BAZNAS

Advertisement



Pringsewu (Pikiran Lampung) – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat melalui rangkaian agenda strategis yang digelar dalam satu momentum. Mulai dari penguatan layanan air bersih, pengelolaan zakat yang profesional, hingga kepastian hukum bagi masyarakat, semuanya dirangkai dalam satu kegiatan di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Selasa (30/12/2025).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas secara resmi melantik Muhammad Hatta, S.Kom., M.M. sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Way Sekampung Kabupaten Pringsewu untuk masa jabatan 2026–2030.


Tak hanya itu, Bupati juga melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu periode 2025–2030, yang dipimpin Ir. Untung Suhendro, S.T., M.T. sebagai ketua, bersama jajaran wakil ketua dari berbagai bidang strategis pengelolaan zakat.


Momentum pelantikan tersebut semakin bermakna dengan penyerahan simbolis petikan putusan sidang isbat nikah dari Pengadilan Agama Pringsewu Kelas II kepada 169 pasangan suami istri. Selain itu, Pemkab Pringsewu juga memberikan penghargaan kepada 11 sekolah dan madrasah berprestasi dalam lomba Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) tingkat Kabupaten Pringsewu tahun 2025.


Bupati Riyanto Pamungkas menekankan bahwa pelantikan Direktur PERUMDA Air Minum Way Sekampung bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tuntutan kerja nyata untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.


“Pelayanan air bersih masih menjadi tantangan besar. Keluhan pelanggan dan keterbatasan akses harus dijawab dengan kerja keras, terobosan, serta dedikasi yang konkret. Kepercayaan publik hanya bisa dibangun lewat kinerja yang konsisten,” tegasnya.


Sementara itu, kepada jajaran pimpinan BAZNAS yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya penguatan tata kelola lembaga. Menurutnya, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola dana umat.


“BAZNAS harus menjadi lembaga yang kredibel, transparan, dan profesional. Penguatan tata kelola, digitalisasi, inovasi, sinergi dengan pemerintah daerah, serta literasi zakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.


Bupati Riyanto juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun, khususnya dalam pelaksanaan sidang isbat nikah gratis. Dari 190 pasangan yang mengikuti sidang, sebanyak 169 pasangan dinyatakan lulus dan berhak menerima putusan pengadilan.


Ia berharap Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu dapat segera menindaklanjuti dengan penerbitan buku nikah bagi para pasangan tersebut, sehingga mereka memperoleh kepastian hukum yang sah.


Selain itu, penghargaan kepada sekolah dan madrasah juara UKS/M dinilai sebagai hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Wilayah II, hingga Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta TP PKK Kabupaten Pringsewu.


“Semua ini adalah bentuk kerja bersama untuk membangun Pringsewu yang sehat, tertib, dan berdaya,” pungkasnya. (Alung)