lisensi

Rabu, 03 Desember 2025, Desember 03, 2025 WIB
Last Updated 2025-12-03T10:13:37Z
Banjir Dan Tanah Longsor Sumatera

Data BNPB: Saat Ini Korban Meninggal Banjir Bandang Dan Tanah Longsor Pulau Sumatera Capai 810 Orang

Advertisement



Jakarta (Pikiran Lampung) - Proses pencarian korban akibat bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang menghantam Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh di pekan akhir bulan November 2025 lalu masih terus berlangsung.Hingga saat ini, data jumlah korban hilang dan meninggal terus bertambah.


Mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tahun 2025, hari ini Rabu (3/12/2025 sore), terkonfirmasi jumlah korban meninggal bertambah menjadi 810 orang.


Rinciannya korban meninggal di Aceh sebanyak 272 orang dan 227 korban hilang orang. Kemudian di Sumut, korban meninggal 297 orang dan korban hilang 163 orang. Sedangkan di wilayah Sumbar, tercatat korban meninggal sebanyak 236 orang dan 260 orang lainnya masih dinyatakan hilang.


Sementara, masih ada 650 orang yang dilaporkan hilang dan sekitar 2.600-an orang luka akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor. Dilaporkan BNPB, ada sekitar 3.3 juta orang di 49 kabupaten/ kota di provinsi Aceh (1,5 juta orang), Sumatra Utara (1,7 juta orang), dan Sumatra Barat (sekitar 141.800 orang) yang terdampak bencana ini.


Tercatat, ada lebih lebih dari 1,5 juta orang di Aceh yang harus mengungsi, 538.800-an orang di Sumatra Utara, dan sekitar 106.200 orang di Sumatra Barat.Sebanyak 3.600-an unit rumah rusak berat, 2.100-an unit rumah rusak sedang, dan sekitar 3.700 unit rumah rusak ringan. Belum lagi kerusakan sekolah, rumah ibadat, dan jembatan.(*)