Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Aktivitas penumpang di Terminal Rajabasa dan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang mulai mengalami peningkatan seiring masih berlangsungnya arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi tersebut direspons cepat Polresta Bandar Lampung dengan memperketat pengamanan di dua simpul transportasi utama tersebut, Sabtu (3/1/2026).
Langkah pengamanan dilakukan melalui penempatan personel gabungan di area terminal dan stasiun guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Selain itu, patroli rutin serta pengawasan intensif turut digelar untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah tingginya mobilitas warga yang kembali beraktivitas pascalibur panjang.
Kapolresta Bandar Lampung melalui Kasi Humas AKP Agustina Nilawati menjelaskan, Terminal Rajabasa dan Stasiun Tanjung Karang menjadi titik krusial dalam arus balik Nataru karena mengalami lonjakan jumlah penumpang. Oleh sebab itu, fokus pengamanan diarahkan pada pencegahan tindak kriminal, pengaturan arus lalu lintas, serta pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pada masa arus balik libur Nataru ini, kami meningkatkan pengamanan di terminal dan stasiun untuk mengantisipasi kepadatan penumpang serta potensi gangguan kamtibmas. Personel kami siagakan untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat,” ujar AKP Agustina Nilawati, Sabtu (3/1/2026).
Selain pengamanan statis dan patroli, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar akses masuk dan keluar terminal maupun stasiun guna mencegah kemacetan. Pemeriksaan kendaraan angkutan umum serta koordinasi dengan pengelola transportasi dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan para penumpang.
Tak hanya itu, imbauan kamtibmas juga disampaikan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaan, tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal, serta selalu mematuhi aturan selama berada di area terminal dan stasiun.
Polresta Bandar Lampung menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan hingga arus balik libur Nataru benar-benar melandai, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. (Bila)