Advertisement
| Foto Istimewa |
Jakarta (Pikiran Lampung)- Warga Lampung pada pagi Selasa
(6/1/2026) subuh dikejutkan dengan kabar yang beredar di jagat media sosial.
Tentang kecelakaan bus yang membawa rombongan santri asal Tegineneng Pesawaran.
Dimana diberitakan, sebuah bus yang mengangkut puluhan santri asal Lampung mengalami kebakaran di Kilometer 6 Tol Jakarta-Cikampek, Senin, 5 Januari 2026 sore. Atau tepatnya di KM 06+400. peristiwa itu terjadi di bawah Stasiun LRT Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Bus tersebut dalam perjalanan menuju Jawa Tengah
untuk melakukan ziarah ke makam Walisongo.
Kainduk PJR Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha
mengatakan, berdasarkan keterangan pengemudi, sumber api diduga berasal dari
korsleting pada sistem audio bus.
"Dari pengakuan sopir, api berasal dari konsleting
sound system," kata Sandy kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026. Seperti
dikutif dari laman SinPo.Id.
Sandy menjelaskan, kejadian itu berawal saat petugas PJR
Cikampek tengah melakukan patroli dan melihat kebakaran tersebut, petugas
langsung melakukan evakuasi para korban.
"Petugas yang patroli langsung mendatangi lokasi
kejadian untuk melakukan pengamanan," ujarnya.
Berdasarlan hasil
olah TKP, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dan para
penumpan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
"Petugas membantu sopir mengevakuasi 34 penumpang ke
tempat aman," terangnya.
Hingga berita ini dipblikasikan, pihak Pikiran Lampung
sedang berupaya menggali informasi lebih jauh tentang asal pondok dari para
santri tersebut dan penyebab pasti kebakaran bus yang membawa mereka. (**)