lisensi

Kamis, 29 Januari 2026, Januari 29, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-30T07:20:56Z
Lampung

Disnakkeswan Lampung Pastikan Kesehatan Hewan dan Ketersedian Daging Jelang Ramadan 2026

Advertisement

 


Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Untuk merealisasikan program Gubernur Rahmat Mirzani DJausal dan Wagub dr. Jihan, pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung terus melakukan berbagai langkah strategis.


Utamanya untuk memastikan kesehatan hewan dan ketersediaan daging menghadapi Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.


Bertalian dengan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendapatkan alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebanyak 381.150 dosis untuk mendukung kesehatan ternak di daerah itu.

 


"Pemprov Lampung mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 381.150 dosis dan vaksinasi akan dilaksanakan dalam dua periode," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung Lili Mawarti di Bandarlampung, Kamis.

 

Ia mengatakan vaksinasi periode pertama dilakukan pada Januari-Maret sebanyak 190.575 dosis, kemudian dilakukan kembali pada Juni-Agustus sebanyak 190.575 dosis.

 

"Untuk tahap awal yakni pada Januari 2026 Pemprov Lampung telah menerima vaksin sebanyak 100.000 dosis," katanya.

 

Ia menjelaskan vaksin tersebut sudah didistribusikan ke kabupaten/kota di Provinsi Lampung serta Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) lingkup Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.

 

"Distribusi vaksin PMK tahap pertama yakni di Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 9.375 dosis, Kabupaten Way Kanan berjumlah 9.375 dosis," ucap dia.

 

 

 

Kemudian, di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 10.000 dosis, Kabupaten Tulang Bawang 10.000 dosis, dan Kabupaten Lampung Tengah ada 40.000 dosis.

 

Lalu distribusi vaksin PMK di Kabupaten Lampung Utara sebanyak 6.250 dosis, Kabupaten Mesuji 1.000 dosis, Kabupaten Pringsewu 2.000 dosis, Kabupaten Pesawaran 1.625 dosis, dan Kabupaten Tanggamus 2.250.

 

"Selanjutnya di Kabupaten Lampung Timur berjumlah 5.000 dosis, Kabupaten Lampung Barat 1.000 dosis, Kabupaten Pesisir Barat 1.000 dosis, Kota Bandar Lampung 500 dosis, dan Kota Metro 625 dosis," kata Kepala Disnakkeswan Lampung Lili Mawarti.(ant/p1)