Advertisement
Lampung Selatan (Pikiran Lampung) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mengapresiasi keberhasilan SMK Mathlaul Anwar, Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, dalam mengembangkan budidaya melon premium jenis Inthanon.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Melalui program agribisnis modern, siswa jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) berhasil membudidayakan Melon Inthanon di lahan seluas 20 x 15 meter dan menghasilkan sebanyak 850 buah melon berkualitas tinggi.
Menurut Thomas, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu menghadirkan inovasi nyata yang bernilai ekonomi. Ia menilai budidaya melon premium seperti Inthanon masih tergolong langka di Provinsi Lampung.
Ia juga menilai Melon Inthanon memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Selain cita rasanya yang manis, buah ini dinilai memiliki nilai jual yang menjanjikan sehingga berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar sekaligus memperkuat produk lokal daerah.
“Rasanya sangat manis dan nilai ekonomisnya tinggi. Ini bisa mendorong peningkatan ekonomi warga sekitar serta menjadi kebanggaan produk lokal Lampung,” tambahnya.
Melon Inthanon sendiri dikenal sebagai salah satu jenis melon premium langka dengan ciri khas kulit berwarna keemasan berpola jaring (net), daging buah hijau segar, bertekstur lembut dan renyah, serta memiliki aroma harum. Melon ini kaya akan vitamin, mineral, dan serat, serta dikenal juga dengan sebutan Gladial Honeydew atau Green Emerald Melon.
Dalam praktik budidaya, melon jenis ini umumnya dikembangkan dengan sistem hidroponik untuk menghasilkan kualitas optimal dan biasanya cocok ditanam di dataran tinggi. Keberhasilan SMK Mathlaul Anwar menanam melon Inthanon menjadi capaian tersendiri di sektor pendidikan vokasi.
Thomas Amirico berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SMA dan SMK di seluruh Provinsi Lampung untuk mengintegrasikan keterampilan teknis yang diperoleh di sekolah dengan semangat kemandirian dan kewirausahaan.(Salsabila)