Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico mendampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan audiensi siswa SMA Terpadu Krida Nusantara Bandung di Kantor Gubernur Lampung, kamis (08/01/2026).
Audiensi ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memberikan motivasi langsung kepada para siswa asal Lampung yang tengah menempuh pendidikan di luar daerah. Wagub Jihan Nurlela mendorong para siswa agar terus berprestasi, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam arahannya, Wagub menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada 12 siswa Lampung yang berhasil lolos dan bertahan menempuh pendidikan di SMA Terpadu Krida Nusantara, Bandung. Menurutnya, tidak semua pelajar memiliki kesempatan maupun ketahanan mental untuk mengikuti sistem pendidikan dengan kedisiplinan semi-militer.
“Kalian adalah anak-anak pilihan. Bertahan di sekolah dengan aturan dan kedisiplinan yang ketat itu tidak mudah. Namun, jadikan kedisiplinan tersebut bukan sekadar menaati aturan, melainkan sebagai kebiasaan yang membentuk karakter kalian di masa depan,” ujar Jihan Nurlela.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya perencanaan dan persiapan strategis bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan, baik di dalam maupun luar negeri.
Thomas Amirico memaparkan tiga poin utama yang perlu dipersiapkan sejak dini. Pertama, research kampus, yakni menentukan target investasi pendidikan dan memahami kompetensi awal yang dimiliki. Kedua, penguatan mata pelajaran inti, dengan fokus pada literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Ketiga, membangun mindset kepemimpinan, yang meliputi investor feeling atau semangat terus belajar, visioner feeling yang adaptif terhadap digitalisasi, serta instructional mindset dengan target capaian yang terukur.
“Peluang masuk perguruan tinggi top dunia saat ini sangat terbuka. Karena itu, tingkatkan skor SAT dan IELTS kalian. Minimal skor SAT di angka 700 untuk tingkat internasional menjadi target yang sangat baik untuk dicapai,” pungkas Thomas Amirico.(Bila)