lisensi

Jumat, 23 Januari 2026, Januari 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-23T11:23:32Z
DaerahKebakaran Indomaret Di Way Kanan

Kebakaran Hebat Hanguskan Minimarket di Depan Kantor Pemda Way Kanan

Advertisement



Way Kanan (Pikiran Lampung) – Suasana di pusat pemerintahan Kabupaten Way Kanan mendadak geger setelah sebuah minimarket yang berlokasi di Kecamatan Blambangan Umpu, tepat di depan gerbang Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, dilaporkan dilalap si jago merah pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.


Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal membumbung dari dalam bangunan minimarket. Tak berselang lama, api dengan cepat membesar dan menjalar ke berbagai sudut ruangan, sehingga sebagian besar area toko hangus terbakar.


Sejumlah warga berupaya memberikan pertolongan awal dengan alat seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, derasnya api dan banyaknya material mudah terbakar di dalam toko membuat kobaran api sulit dikendalikan.


Salah seorang warga setempat menuturkan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi di dalam bangunan. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan dari pihak berwenang.


Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Way Kanan segera dikerahkan ke lokasi tidak lama setelah laporan diterima. Proses pemadaman berlangsung cukup intensif dengan mengerahkan sejumlah armada, guna memastikan api benar-benar padam serta mencegah perambatan ke bangunan lain di sekitar lokasi.


Dalam upaya penanganan, petugas damkar juga dibantu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan serta partisipasi aktif warga. Sinergi tersebut dinilai efektif dalam mempercepat proses pemadaman dan pendinginan area kebakaran.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.


Akibat kebakaran ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan peralatan elektronik.(maria)