Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menggelar pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung. Kegiatan yang digelar pada Senin (5/1) di Gedung Serba Guna (GSG) MAN tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap pendekatan pendidikan yang fokus pada pembangunan karakter, akhlak, dan kepribadian peserta didik secara utuh.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zullkarnain, menyampaikan bahwa pendidikan tidak cukup hanya mengembangkan kecerdasan intelektual semata. "Yang jauh lebih penting adalah bagaimana membentuk akhlak, empati, dan karakter anak-anak kita. Di situlah Kurikulum Berbasis Cinta menemukan relevansinya," ujarnya saat membuka pelatihan sekaligus memberikan materi.
Menurut Zullkarnain, kurikulum pada hakikatnya adalah perangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, metode, serta evaluasi pembelajaran yang menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan. "Tanpa kurikulum yang tepat, kualitas pendidikan akan berjalan tidak merata," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka, yang memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk aktif, kreatif, dan mengembangkan minat serta bakatnya masing-masing. "Setiap anak memiliki keistimewaan yang tidak bisa diukur hanya dari satu aspek akademik," tegas Zullkarnain.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pendidik di MAN 1 Bandar Lampung untuk menerapkan pendekatan pendidikan yang lebih humanis dan berfokus pada pembangunan karakter yang komprehensif, sesuai dengan tujuan pendidikan madrasah yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dan kebangsaan. (*)
