Advertisement
Pringsewu (Pikiran Lampung) – Dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat karakter religius peserta didik, MTs Negeri 1 Pringsewu menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 17 Januari 2026 M, bertepatan dengan 28 Rajab 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Raudlotul Jannah MTs Negeri 1 Pringsewu dan diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan suasana yang tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan.
Peringatan Isra Mikraj kali ini mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Salat untuk Mewujudkan Kesalehan Sosial”. Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa salat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ritual semata, melainkan harus mampu membentuk kepribadian dan perilaku sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Kepala MTs Negeri 1 Pringsewu, Drs. H. Nukman, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa salat merupakan ibadah pokok dalam ajaran Islam yang memiliki kedudukan sangat mulia.
"Salat adalah bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih seorang hamba kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sekaligus wujud nyata ketauhidan dan penghambaan diri seorang muslim kepada Sang Pencipta" ujar Nukman.
Lebih lanjut, Nukman mengajak seluruh warga madrasah, baik guru, tenaga kependidikan, maupun peserta didik, untuk menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum evaluasi dan introspeksi diri. Ia menekankan pentingnya merenungkan apakah salat yang selama ini dikerjakan sudah mampu melahirkan dampak positif dalam kehidupan sosial, seperti tumbuhnya sikap jujur, disiplin, peduli terhadap sesama, serta saling menghargai, atau justru masih sebatas menjalankan kewajiban tanpa makna mendalam.
Peringatan Isra Mikraj tersebut juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Syarif Hidayatulloh Al Hafidz. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari kekuatan fisik, paras yang indah, maupun harta yang melimpah. Menurutnya, kemuliaan sejati terletak pada kebersihan hati dan keluasan ilmu yang dimiliki seseorang. Ia menambahkan, salah satu cara membersihkan hati adalah dengan memperbaiki kualitas salat, baik dari segi keikhlasan, kekhusyukan, maupun pengamalan nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan peringatan Isra Mikraj ini, MTs Negeri 1 Pringsewu berharap nilai-nilai salat dapat benar-benar membumi dan tercermin dalam sikap serta perilaku seluruh warga madrasah, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.(Alung)