lisensi

Sabtu, 17 Januari 2026, Januari 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-17T13:19:39Z
Sekdakab Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi

Silaturahmi ke Media Pikiran Lampung, Sekdakab Way Kanan Soroti Tantangan Anggaran dan Ekonomi di Tahun 2026

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP, M.Si, menjalin sinergi dengan Media Pikiran Lampung Group melalui kunjungan langsung ke Graha Pena Media Pikiran Lampung Group, Sabtu (17/1/2026) sore. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog, sebagai wujud silaturahmi sekaligus penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan media massa.


Kehadiran Sekdakab Way Kanan disambut oleh jajaran manajemen dan redaksi Media Pikiran Lampung Group. Dalam pertemuan tersebut, Machiavelli Herman Tarmizi menyampaikan apresiasinya terhadap peran media yang selama ini dinilai konsisten menyajikan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.


“Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan kontrol sosial. Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan media sangat dibutuhkan agar kebijakan dan program pembangunan dapat dipahami secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Machiavelli memaparkan secara rinci sejumlah program kerja Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026. Program-program tersebut mencakup sektor infrastruktur, perekonomian, pelayanan publik, hingga transportasi. Ia menekankan bahwa tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan karena adanya penyesuaian dan pemangkasan anggaran yang hampir dirasakan oleh seluruh pemerintah kabupaten dan kota.

“Kondisi fiskal saat ini menuntut kami untuk bekerja lebih cermat dan inovatif. Setiap rupiah anggaran harus benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.



Terkait pembangunan infrastruktur, Sekdakab Way Kanan menjelaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Strategi yang dilakukan antara lain dengan menyusun skala prioritas, memfokuskan pembangunan pada infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, serta menjajaki kerja sama lintas sektor.

“Kita tidak bisa menghentikan pembangunan hanya karena anggaran terbatas. Yang kita lakukan adalah menentukan prioritas, mana yang paling mendesak dan paling dibutuhkan masyarakat,” jelas Machiavelli.


Dalam dialog tersebut, ia juga menyoroti persoalan perekonomian daerah, khususnya yang dihadapi para petani ubi kayu yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan di Way Kanan. Menurutnya, fluktuasi harga dan rendahnya harga beli sering kali menimbulkan ketidakpuasan di kalangan petani, sementara di sisi lain pelaku industri pengolahan juga menghadapi tekanan biaya produksi.


“Kami berupaya mencari solusi yang berkeadilan. Petani harus mendapatkan harga yang layak agar tetap semangat berproduksi, namun pabrik juga tidak boleh terbebani harga yang membuat biaya produksi tidak seimbang dengan harga jual produk di pasaran,” terangnya.



Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan instansi terkait, untuk merumuskan kebijakan yang mampu melindungi kepentingan petani sekaligus menjaga keberlangsungan industri pengolahan ubi kayu.

“Jika semua pihak duduk bersama dan saling memahami kondisi masing-masing, saya yakin akan ditemukan titik temu yang menguntungkan semua,” tambahnya.


Di sektor transportasi, Machiavelli secara khusus mengajak masyarakat Way Kanan untuk turut berpartisipasi mendukung operasional Bandara Gatot Soebroto. Bandara tersebut kini telah berstatus bandara komersial dan melayani penerbangan langsung rute Way Kanan–Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma dengan jadwal penerbangan dua kali dalam sepekan.

“Bandara Gatot Soebroto adalah aset penting daerah. Jika tingkat keterisian penumpang terus meningkat, maka keberlanjutan penerbangan akan terjaga dan dampaknya akan sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.


Menurutnya, keberadaan bandara tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan daya saing daerah. Oleh karena itu, dukungan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan sektor transportasi udara di Way Kanan.


Menutup pertemuan, Sekdakab Way Kanan berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap program-program pembangunan yang dijalankan oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat.


“Mari kita dukung bersama program Ibu Bupati. Dengan kebersamaan, kolaborasi, dan sinergi yang kuat antara pemerintah, media, dan masyarakat, saya optimistis Way Kanan akan terus bergerak maju dan berkembang,” pungkasnya.(red)