lisensi

Minggu, 04 Januari 2026, Januari 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-05T06:21:15Z
04/01/2026Lampung Ekonomi Lanpung 2026 CerahPariwisataUMKM

Wajah Ekonomi Lampung Cerah di 2026, UMKM dan Pariwisata Jadi Unggulan

Advertisement

o


Pikiran Lampung - Prospek ekonomi Provinsi Lampung tahun 2026 terlihat cerah, dengan sektor UMKM dan pariwisata dijadikan sebagai unggulan dalam mendorong pertumbuhan. Berdasarkan data dari Rancangan KUA-PPAS Tahun 2026 yang disampaikan Pemprov Lampung, pertumbuhan ekonomi provinsi diperkirakan berada di kisaran 5,2 hingga 5,7 persen, menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap pemulihan dan perkembangan perekonomian daerah.

 

Di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang menjabat periode 2025-2030 setelah sebelumnya menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung dan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung, serta didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela, mantan anggota DPD RI dan dokter yang aktif dalam berbagai organisasi sosial dan keagamaan, serta dibantu Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan,  yang menjadi Sekda termuda Lampung dengan latar belakang akademik dan karier birokrat yang solid, langkah strategis untuk menggerakkan kedua sektor tersebut terus digencarkan.

 


UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi

 

Sektor UMKM yang memiliki sekitar 273.457 unit usaha di Lampung terus mendapatkan dukungan serius dari pemerintah. Pembangunan Pasar UMKM yang diresmikan pada akhir 2023 telah berperan sebagai pusat informasi, promosi, dan edukasi produk unggulan dari seluruh provinsi, bahkan telah membantu beberapa produk UMKM menembus pasar internasional. Selain itu, dalam APBD 2026, Pemkot Bandar Lampung juga menyoroti perluasan dukungan terhadap UMKM sebagai bagian dari enam prioritas utama pembangunan, dengan tujuan memperkuat daya saing dan menciptakan lapangan kerja baru.

 

Pariwisata Berkembang dengan Pesat

 

Potensi pariwisata Lampung semakin digarap secara maksimal. Hadirnya Jungle Sea, theme park tepi pantai pertama di provinsi yang dibuka pada April 2025 di Lampung Selatan, menjadi salah satu destinasi baru yang menarik minat wisatawan. Selain itu, kerja sama antara Kemenkumham Lampung dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung untuk mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya dan kekayaan intelektual juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah serta daya saing sektor pariwisata lokal. Gubernur Lampung juga berkomitmen untuk terus meningkatkan investasi dan infrastruktur pariwisata, seperti pembangunan hotel berkualitas yang telah terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja.

 

Dengan dukungan yang berkelanjutan terhadap kedua sektor unggulan ini, ekonomi Lampung diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas. (Susi Bakung)