lisensi

Jumat, 27 Februari 2026, Februari 27, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-14T05:53:16Z
Bandar Lampung

Disdikbud Bandar Lampung Raih Penghargaan UKBI dari Kemendikdasmen

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung menerima penghargaan atas partisipasinya dalam Program Giat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan sebanyak 1.961 siswa SMP di Kota Bandar Lampung yang mengikuti program UKBI Adaptif sepanjang tahun 2025.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Balai Bahasa Lampung, Halimi Hadibrata, kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung pada Jumat (27/2/2026).

Halimi menyampaikan apresiasi kepada Disdikbud Bandar Lampung yang telah aktif mengikutsertakan para siswa dalam kegiatan UKBI Adaptif sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia.

“Kami mengapresiasi Disdikbud Bandar Lampung yang telah mengikutsertakan siswanya dalam Giat UKBI Adaptif 2025. Bentuk apresiasi kami memberikan penghargaan,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan UKBI Adaptif tidak hanya bertujuan meningkatkan mutu literasi siswa, tetapi juga mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan pendidikan.

“UKBI ini juga menjadi alat ukur standar nasional untuk memetakan tingkat kemahiran berbahasa Indonesia siswa, guru, dan tenaga kependidikan,” katanya. Ia juga mengusulkan agar calon kepala sekolah terlebih dahulu mengikuti UKBI sebagai salah satu tolok ukur kemampuan berbahasa.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung Eka Afriana menyampaikan terima kasih kepada Kemendikdasmen melalui Balai Bahasa Lampung atas penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kota.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk terus menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam kegiatan belajar mengajar.

“Tentunya kami sangat mendukung penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan pendidikan. Selain itu, kami juga telah menerapkan penggunaan bahasa Lampung di lingkungan pendidikan setiap Kamis pada pekannya,” ungkapnya.