lisensi

Senin, 23 Februari 2026, Februari 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-23T14:42:00Z
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Gubernur Mirza Jadikan Safari Ramadan Momentum Pererat Silahturahmi dan Ruang Dialog Pembangunan

Advertisement



Lampung Tengah (Pikiran Lampung) – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Safari Ramadan sebagai ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung di Masjid At-Taqwa, Kampung Onoharjo, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (23/2/2026).


Dalam kegiatan tersebut, gubernur hadir bersama Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat setempat. Turut mendampingi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain beserta jajaran.


Menurut Rahmat Mirzani Djausal, Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.


“Saya ingin memastikan setiap program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui dialog seperti ini, kita dapat mengetahui kebutuhan riil di lapangan,” ujar Rahmat.


Ia menekankan bahwa pembangunan di Lampung harus berjalan seimbang antara aspek fisik dan spiritual. Pembangunan infrastruktur, peningkatan desa mandiri, hingga layanan kesehatan, kata dia, harus selaras dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan moral masyarakat.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat keimanan, dan bersama-sama mendukung program pembangunan demi terwujudnya Lampung yang maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.


Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi, termasuk ruas jalan di Lampung Tengah.


Sebagai lumbung pangan nasional, infrastruktur jalan yang mantap dinilai menjadi kunci kelancaran distribusi hasil pertanian dan perputaran ekonomi masyarakat. “Tahun ini, Lampung Tengah mendapatkan alokasi anggaran hampir Rp300 miliar khusus untuk perbaikan jalan provinsi,” ujarnya.


Pada 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peningkatan jumlah Desa Mandiri dari 561 desa menjadi 591 desa atau bertambah 30 desa. Digitalisasi pelayanan desa juga terus didorong guna mempercepat administrasi, menertibkan data, dan mempermudah akses layanan bagi masyarakat.


Rangkaian kegiatan Safari Ramadan diisi dengan silaturahmi, tausiyah, doa bersama, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat dan pengurus masjid. Pemerintah Provinsi Lampung berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.(joe)