Advertisement
Lampung Utara (Pikiran Lampung) - Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, jasad Muda Pandawa (58), warga Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi Kota, akhirnya ditemukan. Korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Way Sesah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Tim gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban setelah mendapatkan laporan mengenai adanya jenazah yang mengapung dan tersangkut di rumpun bambu aliran sungai tersebut.
Penyisiran yang dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Koramil Kotabumi, BPBD Lampura, Damkar, serta dibantu warga setempat akhirnya membuahkan hasil. Titik penemuan jasad berada sekitar 200 meter dari lokasi awal korban dilaporkan menghilang.
“Alhamdulillah, jasad korban dapat dievakuasi setelah tim melakukan penyisiran selama beberapa hari terakhir. Lokasi penemuan sekitar 200 meter dari titik awal kejadian,” ungkap M. Thoha, Kabid Darlok BPBD Lampung Utara.
Usai dievakuasi dari sungai, jenazah pria paruh baya tersebut langsung dibawa ke RSU Ryacudu Kotabumi untuk menjalani prosedur lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Muda Pandawa dilaporkan menghilang pada beberapa hari sebelumnya di Gang Singgah Mata I, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan.
Insiden tersebut terjadi saat tim Tekab 308 Polres Lampung Utara melakukan penggerebekan aktivitas judi sabung ayam di kawasan Tanah Miring. Diduga, korban berupaya menyelamatkan diri saat penggerebekan berlangsung hingga akhirnya terjatuh ke aliran Sungai Way Sesah yang arusnya cukup deras
Tim gabungan telah melakukan pencarian menggunakan perahu karet sejak hari pertama laporan kehilangan diterima, namun kondisi medan dan arus sungai sempat menjadi kendala hingga jasad korban baru muncul ke permukaan pada hari ketiga.(Red)
