lisensi

Minggu, 01 Februari 2026, Februari 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-01T14:59:57Z
01/02/2026Lampung Utara

Saluran Irigasi Way Rarem Tertutup Gulma, LLI Lampura Minta PSDA Lampung Tindak Cepat

Advertisement


Lampung Utara (Pikiran Lampung)
- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Lampung Indonesia (LLI) Kabupaten Lampung Utara, Adi Candra, SE, menyoroti kondisi saluran irigasi Bendungan Way Rarem, Kecamatan Abung Pekurun, yang banyak ditumbuhi semak belukar dan gulma menjalar. Vegetasi tersebut menutupi saluran mulai dari Sipon 1 hingga wilayah Tulang Bawang Barat, seolah-olah tidak pernah mendapatkan perawatan dari dinas terkait.

 

Kondisi saluran yang terlihat tidak terawat tersebut membuat jadwal Musim Tanam (MT) 1 tahun ini di beberapa wilayah harus diundur. Dampaknya, petani mengalami kerugian akibat kurangnya pasokan air ke areal persawahan.

 

“Kami khawatir hal ini akan membuat petani gagal panen. Selain itu, program pemerintah untuk swasembada padi khususnya di wilayah Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat sulit mencapai hasil maksimal,” ujarnya kepada awak, Minggu (01/02/2026).

 

Adi berharap permasalahan ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

 

Salah satu masyarakat juga menyampaikan keluhannya kepada awak media. “Kami sebagai masyarakat kecil yang mata pencahariannya melalui pertanian, khususnya persawahan, sangat mengharapkan pasokan air agar tanaman padi bisa tumbuh maksimal hingga panen. Jika kekurangan air, hasilnya tidak maksimal dan bisa merugi,” ucapnya.

 

Masyarakat tersebut juga mengajukan pertanyaan: Apakah memang tidak ada anggaran rutin dari pemerintah atau PSDA Lampung untuk perawatan ganggang dan vegetasi yang menyumbat aliran bantaran sungai di kawasan ini?. (Abung)