Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Kebakaran hebat melanda sebuah pangkalan gas LPG di Jalan Sultan Agung Gang Sutan Takdir, RT 7 LK II, Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Jumat (20/02/2026) malam.
Laporan peristiwa diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung (Damkarmat) pada pukul 22.56 WIB. Petugas segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pendinginan.
Objek yang terbakar merupakan pangkalan gas LPG dengan jenis bangunan permanen. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 400 meter persegi. Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian bangunan.
Menurut keterangan Qoharudin (62), kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada instalasi termis luar bangunan. Percikan api kemudian dengan cepat merambat ke berbagai sisi ruangan hingga menjalar ke seluruh bagian bangunan permanen tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Bangunan diketahui milik Atta (50), seorang wiraswasta, dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp 100 juta. Sementara itu, pemilik pangkalan tercatat atas nama Diny Saidah (55), juga berprofesi sebagai wiraswasta.
Adapun pengelola sekaligus penyewa pangkalan, Indriantoro (50), turut mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp 40 juta akibat insiden tersebut.
Dalam peristiwa ini, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban bernama Iqbal Maulana (24) dan langsung dilarikan ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Berdasarkan keterangan perawat yang menangani korban di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, korban mengalami luka bakar sekitar 50 persen dan saat ini mendapatkan perawatan intensif.
Untuk mengendalikan api, Damkarmat Kota Bandar Lampung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dengan total 39 personel. Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku mencegah kobaran api meluas ke bangunan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan terkendali. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian secara menyeluruh.(madi)