Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Pengurus Harian dan biro-biro DPW PKB Provinsi Lampung periode 2026-2031 resmi dikukuhkan dalam acara yang juga menyertakan orientasi politik dan MUSKERWIL. Sebanyak 210 pengurus terdiri dari 40 pengurus harian dan 90 pengurus dari 30 biro-biro, serta 120 pasukan lebah mengikuti acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Pengurus Baru Dilantik, Komitmen Terhadap Estafet Kepemimpinan
Sebelum pengukuhan di Lampung, ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia, Ph.D., beserta Sekretaris Maulida Zauroh dan Bendahara Cecep Jamani telah dilantik sebagai KSB DPW di Jakarta secara serentak se-Indonesia. Dalam sambutannya, Hj. Chusnunia (yang akrab disapa Mbak Nunik) menyampaikan rasa syukur sekaligus kesadaran akan tantangan yang diemban. "Kita memiliki tugas besar untuk melakukan kaderisasi agar estafet kepemimpinan berjalan dengan baik," ujarnya. Partai juga berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat bukan hanya pada musim kampanye, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pangan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengurus tingkat kabupaten/kota, DPW PKB Lampung memberikan bantuan dana kaderisasi sebesar total 1,7 miliar rupiah kepada 15 DPC se-provinsi, dengan pemberian berkisar antara 100 juta hingga 200 juta rupiah sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Pemangku Kepentingan Dukung Kolaborasi untuk Membangun Lampung
Hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal, Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Hj. Ella Nuryamah, serta perwakilan dari BAWASLU, KPUD, partai politik lain, ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, dan organisasi mahasiswa serta kepemudaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmad Mirzani Djausal menyampaikan harapan kolaboratif untuk membangun Lampung. "Banyak hal yang perlu kita perbaiki bersama, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih terendah di Sumatra hingga hilirisasi sektor riil yang belum optimal," katanya. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pengurus baru dan mengingatkan pentingnya keputusan politik yang berpihak kepada masyarakat.
Orientasi Politik: PKB Tegak Lurus Mendukung Pemerintah, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat
Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA., Wakil Ketua Umum DPP PKB sekaligus Ketua Fraksi PKB DPR RI periode 2024-2029, yang memimpin proses pengukuhan, menyampaikan arahan politik dari partai. Ia menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKB Gus Muhaimin bahwa dunia yang tidak menentu mengharuskan Indonesia untuk menjadi berdaulat dan mengambil keputusan politik yang tepat.
"PKB tegak lurus terhadap Bapak Prabowo Subianto dalam memimpin negeri ini. Akhlaq dan etika harus menjadi pedoman seluruh kader, sehingga kemenangan yang diraih dapat memberikan manfaat bagi banyak rakyat," ujarnya. Menurutnya, politik PKB adalah politik melayani, di mana pengurus diharapkan untuk "ngurusi" bukan "jadi urusan", serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat. (*)
