Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Provinsi Lampung menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel Lampung, Rabu (11/02/2026), tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program sekaligus merumuskan arah kebijakan tahun berjalan.
Rakerwil dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI Khairunas, Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain, jajaran pejabat struktural dan fungsional, Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, kepala madrasah, kepala KUA, serta peserta yang mengikuti secara luring maupun daring.
Inspektur Jenderal Kemenag RI Khairunas menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Rakerwil sebagai langkah penting dalam memperkuat kinerja dan sistem pengawasan di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Lampung. Menurutnya, rapat kerja tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi harus mampu menghasilkan kebijakan konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Rakerwil harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi secara jujur dan menyeluruh. Program yang dirancang harus efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Khairunas.
Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program. Dukungan terhadap Rakerwil, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen pengawasan agar seluruh jajaran bekerja sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Khairunas juga mendorong penguatan sinergi antara Kanwil dan Kementerian Agama kabupaten/kota. Kolaborasi antarsatuan kerja dinilai krusial untuk menjawab tantangan pelayanan keagamaan, pendidikan agama, serta pembinaan umat yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain menjelaskan bahwa Rakerwil bertujuan menyamakan langkah, visi, dan misi seluruh jajaran dalam mengawal Rencana Strategis (Renstra) serta delapan Asta Protas Kementerian Agama.
“Rapat kerja wilayah ini untuk menyamakan langkah dan visi-misi. Kita melaksanakan dan mengawal Renstra serta delapan Asta Protas Kementerian Agama. Program ini harus kita kawal bersama dalam menyusun program dan kegiatan ke depan,” kata Zulkarnain.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama yang dibahas adalah menyukseskan Asta Protas kedua, yakni penguatan ekoteologi. Implementasi program tersebut diwujudkan melalui aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.
“Nanti seluruh ASN akan bersama-sama membersihkan pantai dari sampah sebagai bentuk kepedulian kita terhadap alam semesta,” ujarnya.
Terkait persiapan menjelang Ramadhan, Zulkarnain menyebutkan bahwa penyesuaian jam kerja akan mengikuti ketentuan pemerintah pusat. Selain itu, pihaknya juga menggencarkan pembinaan rohani di lembaga pemasyarakatan dengan melibatkan para penyuluh agama lintas agama.
“Kami bekerja sama dengan Lapas Narkotika dan mengerahkan seluruh penyuluh agama lintas agama untuk memberikan pembinaan rohani kepada saudara-saudara kita di dalam lapas,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan informasi, Kanwil Kemenag Lampung juga menggandeng media dalam mensosialisasikan program-program Ramadhan agar pesan keagamaan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.
Rakerwil Tahun 2026 mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan di Provinsi Lampung” dan menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Kepolisian Daerah Lampung, Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Kepala Biro SDM Setjen Kemenag RI, serta Kepala Kanwil Kemenag Lampung.
Selain sidang komisi dan pleno, rangkaian kegiatan turut diisi dengan aksi bersih Pantai Pulau Pahawang sebagai implementasi program ekoteologi yang menjadi bagian dari Asta Protas Kementerian Agama. (*)
