lisensi

Selasa, 17 Februari 2026, Februari 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-17T15:13:00Z
BPBD Tanggamus

Remaja Tenggelam di Sinar Banten, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

Advertisement

 



TANGGAMUS (Pikiran Lampung)— Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Korban diketahui bernama Aditya (13), warga setempat, yang hilang terseret arus sungai pada Senin (16/2) sore.


Kepala Kantor SAR Lampung yang diwakili oleh Dantim Pos SAR Tanggamus Tri Wardoyo melalui keterangan resminya menyampaikan, peristiwa bermula saat korban mandi di aliran sungai desa tersebut. Diduga korban terseret arus sungai yang deras akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Tanggamus. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan pihak keluarga kepada aparat pekon dan diteruskan ke Pos SAR Tanggamus.


"Menerima laporan pada pukul 17.40 WIB, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tiba di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan keluarga korban serta unsur terkait.", Tegas Tri.


Pencarian awal dilakukan secara visual di sekitar lokasi kejadian, namun hingga malam hari korban belum ditemukan. Pencarian hari pertama terpaksa dihentikan sementara akibat hujan deras dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.


Memasuki hari kedua pencarian, Selasa (17/2), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi sesuai rencana operasi. Pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran sejauh tiga kilometer ke arah hilir menuju Bendungan Way Bedeng menggunakan perahu karet, sementara SRU kedua melakukan penyisiran visual di sepanjang bantaran sungai sejauh satu kilometer dari lokasi kejadian.


Operasi SAR hari kedua melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Tanggamus, BPBD Tanggamus, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, aparat pekon, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan SAR turut dikerahkan, antara lain perahu karet, alat pendeteksi bawah air, alat selam, serta perlengkapan komunikasi dan keselamatan.


"Hingga sore hari, korban belum ditemukan, pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Rabu (18/02) pagi.", ujar Tri. 


Kantor SAR Lampung mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas di sekitar sungai dan bendungan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem dan debit air meningkat. (***)