lisensi

Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-12T15:39:08Z
Sekdakab Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi

Sekda Way Kanan Perintahkan Inspektorat Turun, Kasus Penarikan Bansos di Kampung Tangkas Diselidiki

Advertisement


Way kanan (Pikiran Lampung)---Pemerintah Kabupaten Way Kanan akhirnya merespons cepat dugaan penarikan dana bantuan sosial (BPNT) terhadap puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kampung Tangkas, Kecamatan Kasui.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Way Kanan Machelvelli HT menegaskan pihaknya akan segera menurunkan tim Inspektorat bersama Dinas Sosial untuk mengecek langsung kondisi di lapangan.

Langkah ini diambil setelah adanya laporan warga yang mengaku bantuan yang baru saja dicairkan justru diminta kembali oleh oknum dengan alasan mengganti sembako yang pernah dibagikan sebelum Tahun Baru.

“Secepatnya Inspektorat dan Dinas Sosial kita perintahkan turun untuk menyelidiki. Jangan sampai masalah ini berlarut-larut,” tegas Machelvelli HT.

Berawal dari Keluhan Warga
Kasus ini mencuat dari pengakuan salah satu penerima manfaat, Winda Hardiyanti, warga Kampung Tangkas, Kecamatan Kasui. Ia mengaku kecewa karena bantuan yang seharusnya membantu kebutuhan keluarganya tidak bisa dinikmati.

Menurut Winda, uang bantuan yang baru saja dicairkan melalui ATM Mandiri langsung diminta kembali oleh oknum petugas.

“Baru kami cairkan di ATM Mandiri, diambil kembali oleh oknum petugas. Katanya untuk mengganti sembako yang diberikan sebelum tahun baru kemarin,” ujarnya heran.

Ia juga mengaku tidak pernah mendapatkan pemberitahuan sebelumnya bahwa bantuan tersebut akan dipotong.

“Kami tidak pernah diberitahu bantuan kemarin akan dipotong saat pencairan BPNT tahap 1 tahun 2026,” tambahnya.

Pemkab Pastikan Akan Ditelusuri

Sekda menegaskan, secara aturan bantuan sosial disalurkan langsung ke rekening penerima manfaat sehingga tidak boleh ada pihak mana pun yang mengambil atau memotong dana tersebut.

Pemerintah daerah, kata dia, ingin mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi di lapangan serta memastikan apakah ada pelanggaran prosedur dalam penyaluran bantuan.

Selain melakukan pemeriksaan di Kampung Tangkas, Pemkab Way Kanan juga akan menelusuri kemungkinan adanya kejadian serupa di wilayah lain di Kecamatan Kasui.

Machelvelli HT juga meminta masyarakat tetap tenang dan bersabar hingga proses pemeriksaan selesai.

“Mohon masyarakat bersabar. Kita cek dulu secara menyeluruh agar persoalannya jelas dan ditemukan solusinya,” ujarnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian warga karena bantuan BPNT merupakan program pemerintah untuk keluarga prasejahtera yang seharusnya diterima utuh tanpa potongan.(*/maria).