lisensi

Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-03T11:36:52Z
DaerahSekdakab Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi

Sekdakab Machiavelli Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pemkab Way Kanan dan UNY

Advertisement



Way Kanan (Pikiran Lampung) – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat pembangunan daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Salah satunya melalui penindaklanjutan perpanjangan kerja sama strategis dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dilaksanakan di Yogyakarta.


Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi langkah konkret Pemkab Way Kanan dalam membangun sinergi dengan perguruan tinggi guna mendorong lahirnya kebijakan dan program pembangunan yang berbasis kajian akademik serta kebutuhan riil masyarakat.


Ruang lingkup kerja sama ini meliputi tiga pilar utama, yakni bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). Ketiga pilar tersebut diharapkan saling terintegrasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli, menegaskan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung inovasi kebijakan dan program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Bumi Ramik Ragom,” ujar Machiavelli, Selasa (3/2/2026).


Ia menambahkan, melalui perpanjangan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menargetkan dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat. Di antaranya peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pengembangan kapasitas aparatur sipil negara, serta penguatan kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis keilmuan.


Pemkab Way Kanan juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan solusi atas tantangan pembangunan daerah.(maria)