Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memastikan Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah strategis dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan provinsi pada tahun 2026. Sebanyak 62 paket pekerjaan telah disiapkan dan ditargetkan mulai dikerjakan sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Tahun 2026 ini, sebanyak 62 paket pekerjaan jalan provinsi sudah kami siapkan dan sebagian besar akan dimulai sebelum Idulfitri,” ujar Marindo, selasa (10/02/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan percepatan tersebut merupakan kelanjutan dari program pembangunan jalan yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2025 lalu, Pemprov Lampung mengeksekusi 52 paket pekerjaan jalan provinsi.
“Alhamdulillah, hasilnya cukup signifikan. Tingkat kemantapan jalan provinsi saat ini mencapai sekitar 79,79 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di bawah 78 persen,” jelasnya.
Dengan adanya penambahan 10 paket pekerjaan pada tahun 2026, Marindo optimistis kualitas dan jangkauan infrastruktur jalan provinsi akan meningkat secara signifikan.
“Tahun ini kita tambah menjadi 62 paket pekerjaan. Targetnya bukan hanya angka kemantapan jalan yang naik, tetapi juga konektivitas antarwilayah yang semakin baik dan merata,” tegas Marindo.
Menurutnya, proyek infrastruktur tahun 2026 tidak hanya difokuskan pada perbaikan rutin, tetapi juga menyasar peningkatan struktur jalan strategis serta pembangunan jembatan penghubung antarwilayah yang memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
“Peningkatan struktur jalan dan pembangunan jembatan penghubung menjadi prioritas, karena ini berkaitan langsung dengan akses ekonomi, logistik, dan pelayanan publik,” katanya.
Dimulainya pekerjaan fisik lebih awal pada tahun 2026 turut menumbuhkan optimisme, baik di kalangan pemerintah daerah maupun pelaku usaha lokal. Percepatan pembangunan jalan dinilai sebagai salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung ke depan.
“Kami berharap percepatan ini memberi dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi daerah, membuka akses wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” pungkas Marindo.(red)