lisensi

Minggu, 15 Februari 2026, Februari 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-16T02:53:43Z
Kepala Kanwil Kemenag Lampung Dr.H. Zulkarnain S.Ag M.Hum

Kanwil Kemenag Zulkarnain Dorong Kolaborasi Keluarga dan Madrasah di Seminar Parenting MTsN 1 Bandar Lampung

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Upaya memperkuat kolaborasi antara madrasah dan keluarga dalam membentuk karakter peserta didik terus digencarkan. Salah satunya melalui Seminar Parenting Wali Siswa Kelas VII MTsN 1 Bandar Lampung yang digelar di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026).


Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung Hartawan, para wali siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan.


Dalam sambutannya, Zulkarnain menekankan pentingnya peran orang tua sebagai mitra strategis madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik dan literasi digital, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan akhlak dan spiritualitas peserta didik.

“Kolaborasi yang erat antara madrasah dan orang tua menjadi kunci terwujudnya pendidikan yang holistik, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembentukan karakter,” tegasnya.



Seminar ini juga menghadirkan motivator pembangunan karakter, Aris Ahmad Jaya, yang menyampaikan materi tentang penguatan peran keluarga dalam membangun fondasi karakter anak sejak dini. Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak, terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.


Sementara itu, Hartawan menyampaikan komitmen pihak madrasah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan terbaik melalui pendekatan kolaboratif. Ia berharap komunikasi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat berlanjut secara intensif dan konstruktif.


Apresiasi juga disampaikan Erwinto yang menilai kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara madrasah dan wali siswa. Ia menyebut, sinergi yang solid akan mendukung terciptanya generasi yang berintegritas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.


“Sinergi madrasah dan orang tua adalah fondasi utama dalam mencetak generasi berintegritas, berakhlak mulia, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam mendidik anak,” ujarnya.


Seminar berlangsung dengan penuh antusiasme. Diharapkan, kegiatan ini menjadi momentum penguatan komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara madrasah dan keluarga, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif demi tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari aspek intelektual, spiritual, maupun sosial.(Budi)