Advertisement
Lamsel (Pikiran Lampung)- Memasuki H-3 Lebaran 2026, intensitas arus mudik di lintasan penyeberangan Jawa–Sumatera kian meningkat. Lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan menjadi sinyal kuat bahwa puncak pergerakan masyarakat menuju kampung halaman semakin dekat.
Data Posko Merak yang meliputi Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencatat, selama periode 24 jam pada 18 Maret 2026, sebanyak 142 trip kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan.
Dari jumlah tersebut, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 163.603 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 154.931 orang.
Pergerakan kendaraan juga mengalami peningkatan. Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 22.865 unit atau naik 4,6 persen dari tahun sebelumnya. Sementara kendaraan roda empat mencapai 19.459 unit atau tumbuh 8,2 persen.
Di sisi lain, kendaraan logistik mengalami penurunan. Jumlah truk yang menyeberang tercatat sebanyak 1.211 unit atau turun 18,8 persen. Begitu pula dengan bus yang mencapai 905 unit atau menurun 4,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-3 mencapai 44.440 unit, meningkat 5,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dihitung secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3, jumlah penumpang yang telah menyeberang mencapai 631.531 orang atau naik 1,7 persen. Sementara total kendaraan mencapai 163.310 unit atau meningkat 7,4 persen.
Sementara itu, arus dari Sumatera ke Jawa juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data Posko Bakauheni yang mencakup Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, tercatat 167 trip kapal beroperasi selama periode yang sama.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 57.319 orang, melonjak 19,5 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 47.962 orang.
Lonjakan juga terlihat pada seluruh jenis kendaraan. Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 978 unit atau naik 34,9 persen. Kendaraan roda empat mencapai 7.250 unit atau meningkat 18,8 persen. (Mariio)
Untuk kendaraan logistik, truk yang menyeberang tercatat sebanyak 1.744 unit atau naik 37,8 persen. Sementara bus mencapai 784 unit atau meningkat 14,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 10.756 unit atau naik 22,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 337.650 orang atau meningkat 3,4 persen. Sementara total kendaraan mencapai 70.781 unit atau naik 9,8 persen.
Tren kenaikan di kedua arah penyeberangan ini memperlihatkan mobilitas masyarakat yang terus bergerak menjelang Hari Raya. Kondisi ini menuntut kesiapan maksimal dari seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan tetap optimal dan arus mudik berjalan lancar serta aman.