lisensi

Kamis, 26 Maret 2026, Maret 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-27T07:04:08Z
EkonomiInvestasi Bodong Lebaran 2026

Awas!!!!,, 'Investasi Bodong' Marak Usai Lebaran, Ini Petuah Bijak Ustad Sepudin

Advertisement

 


Catatan Kecil 'Finasial dan Fiskal" Lebaran 2026 


Bandarlampung (Pikiran Lampung) - Usai lebaran atau perayaan Idul Fitri biasanya akan marak 'investasi Bodong.  Para anak -anak diminta waspada untuk mengamankan asetnya. 


Namun, tulisan di atas tentu saja bukan hal serius yang perlu dihayati apa lagi sambil minum kopi, namun patut juga jadi bahan renungan para orang tua. Terutama yang galau' karena tidak bisa lagi menjalankan bisnis 'investasi bodong' terhadap anaknya. 


 Seperti lebaran -lebaran tahun sebelumnya, akan ada candaan yang beredar di kalangan para orang tua paska perayaan Idul Fitri. Yakni soal 'investasi bodong'. 

Candaan 'investasi bodong' ini mulai viral atau dikenal luas pada empat atau lima tahun ke belakang. Terutama saat perayaan Idul Fitri atau lebaran. 


Istilah 'investasi bodong' muncul ketika uang THR si anak akan diserahkan kepada orang tuanya, lebih tepat ke kaum hawa alias mak mak keren pada masanya. Biasanya, sama is emak atau ibu -ibu alias 'polisi dunia' ini, uang thr si anak hasil pemberian kerabat akan disimpan.


 Namun, bukan di bank terkenal yang kuat secara finasial, tapi biasanya disimPan di pasar alias dibelanjakan atau oleh si bapak disimpan di warung alias untuk beli rokok. 


Nah, untuk mengantsipasi atau meminimalisir hal -hal yang tidak dinginkan tersebut, ustad Sepudin punya petuah bijak. 

Tokoh agama yang juga seorang pendidik di salah satu sekolah dasar di Bandarlampung ini menyarankan agar para orang tua bisa amanah. Terutama ketika menjaga aset atau uang THr dari anaknya. 



" Ya kita sedini mungkin mengajarkan kepada anak kita untuk menabung atau membelanjakan uang tersebut ke hal yang bermanfaat, semisal membeli peralatan sekolah,"ujar ustad  Sepudin, Jumat (27/3/2026). 


Namun, Ustad Sepudin juga mempersilahkan para orang tua yang akan memanfaatkan untuk keperluan pribadi jika diperlukan. " Kalau mendesak bisa saja para orang tua memakai dana tersebut, dengan catatan tetap harus diganti atau dibicarakan secara bijak dengan si anak. Ini cara kita mendidik anak agar bertanggung jawab dan disiplin,"pungkasnya. 


Bagaimana para orang tua, sudah bijakkah terhadap uang THR anaknya??

Ini hanya catatan kecil tidak perlu dibesar besarkan, apalagi jadi bahan lamunan yang membawa perasaan tidak enak. Jika sudah terpakai atau akan berniat dipakai supaya tetap bijak. Selamat Idul Fitri 2026 mohon maaf lahir dan batin. (CEO)