Advertisement
Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Cukup panjangnya waktu
libur Lebaran 2026 diperediksi berimbas kepada puncak arus balik.
Dimana, Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa mengatakan
bahwa puncak arus balik di Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa diprediksi pada
26 Maret 2025.
"Kami memperkirakan puncak arus balik di Terminal
Rajabasa pada 26 Maret. Di tanggal itu kemungkinan akan ada peningkatan
signifikan untuk arus balik," kata Kepala Terminal Rajabasa Budi Hartanto,
di Bandarlampung, Senin (23/3/2026).
Ia memastikan pergerakan pemilir pada arus balik di
Terminal Rajabasa dapat terlihat mulai 24 Maret, di mana biasanya ada penumpang
yang memulai perjalanan lebih awal menuju Pulau Jawa.
"Di tanggal 24 Maret pergerakan pemilir sudah bisa
terlihat dengan puncaknya kami perkirakan di tanggal 26 Maret," ujarnya.
Ia mengatakan, guna menghadapi arus balik Terminal
Rajabasa telah melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan
penumpang, khususnya dari wilayah Sumatera yang akan kembali ke Pulau Jawa.
“Untuk mendukung kelancaran arus balik, kami telah
menyiapkan fasilitas yang lebih memadai, termasuk penambahan kapasitas ruang
tunggu bagi penumpang," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, peningkatan layanan juga dilakukan
melalui kebersihan toilet dan area tunggu agar tetap nyaman bagi masyarakat
atau pemilir yang menunggu kedatangannya bus di Terminal Rajabasa.
"Dari sisi keamanan, kami telah memasang sebanyak 14
titik kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di seluruh area terminal. Langkah
ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama periode arus
balik," kata dia.
Ia juga mengatakan bahwa pengamanan di Terminal Rajabasa
diperkuat dengan penambahan 12 personel yang disiagakan untuk bertugas setiap
hari menjaga operasional tetap berjalan kondusif.
"Kami juga telah melakukan koordinasi lintas instansi
melalui pembentukan posko terpadu di area terminal. Posko ini melibatkan
berbagai unsur, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara
Republik Indonesia (Polri), Dinas Kesehatan, serta Satuan Polisi Pamong Praja
(Satpol PP)," kata dia.(ant/p1)