lisensi

Jumat, 06 Maret 2026, Maret 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-06T13:37:15Z
Bandar Lampung Dikepung Banjir

Hujan Deras Hanya Sebentar, Bandar Lampung, Terendam Banjir dan Picu Kemacetan

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (06/03/2026) sejak siang hingga sore hari kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik. Genangan air merendam jalan dan permukiman warga di beberapa wilayah, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.


Salah satu lokasi yang terdampak berada di Jalan Pulau Singkep dan Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame, tepatnya di belakang Kampus UIN Raden Intan Lampung. Di kawasan yang dikenal sebagai daerah langganan banjir ini, air kembali menggenangi badan jalan dan halaman rumah warga.



Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut sudah sering terjadi setiap kali hujan deras turun. Mereka bahkan mengaku pasrah karena hingga kini belum ada solusi yang dirasakan untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut.

“Kalau hujan deras pasti banjir lagi. Sudah sering seperti ini, tapi sampai sekarang belum ada perubahan,” ujar salah seorang warga.


Warga lainnya juga menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan banjir yang dinilai belum maksimal. “Kami hanya bisa pasrah. Setiap hujan deras pasti was-was karena air cepat sekali naik,” katanya.



Selain di wilayah Sukarame, banjir juga terjadi di Kecamatan Enggal. Genangan air yang cukup tinggi membuat sejumlah kendaraan mogok setelah mencoba menerjang banjir di beberapa ruas jalan.

“Kendaraan banyak yang mogok karena memaksa lewat. Airnya cukup tinggi di beberapa titik,” kata seorang pengendara yang melintas di kawasan tersebut.



Sementara itu, banjir di Jalan Pangeran Antasari menyebabkan kemacetan arus lalu lintas hingga beberapa kilometer. Kemacetan dilaporkan mulai dari turunan flyover Jalan By Pass Soekarno-Hatta hingga menuju arah Pasar Tugu.

“Kendaraan harus jalan pelan karena air menutupi jalan. Akibatnya macet panjang,” ujar salah seorang pengendara.


Warga berharap pemerintah kota dapat segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki sistem drainase serta penanganan banjir, agar peristiwa serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung.(Salsabila)