Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung sejak pagi hari menyebabkan saluran air di Jalan Ir. Sukarno Hatta, tepatnya di Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, mengalami penyumbatan parah. Akibatnya, air meluap ke badan jalan utama, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas (28/3/2026).
Berawal dari laporan warga pukul 07.00 WIB mengenai gorong-gorong yang tersumbat lumpur dan bebatuan, Babinsa Kelurahan Way Gubak, Sertu Aan Asrori dari Koramil 410-01/Panjang, segera bergerak cepat. Pukul 08.30 WIB, kondisi semakin kritis ketika air mulai naik ke permukaan jalan di kawasan Kampung Ketapang Atas dan Ketapang Bawah, RT 01 Lk I. Genangan air setinggi 40 cm membuat sejumlah pengendara sepeda motor terjebak dan tidak berani melintas, memicu kemacetan panjang di ruas jalan tersebut.
Hadir di lokasi, Sertu Aan Asrori tidak hanya memantau situasi, tetapi juga langsung berkoordinasi dengan warga setempat untuk melakukan pembukaan sumbatan secara manual. Dengan sigap, ia turun ke lokasi gorong-gorong yang tersumbat, membantu membersihkan material lumpur dan bebatuan yang menghalangi aliran air.
“Kami menerima informasi dari warga terkait genangan yang semakin tinggi. Jika dibiarkan, ini akan sangat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas ekonomi warga. Kami langsung bergerak untuk membantu membersihkan sumbatan dan mengatur lalu lintas,” ujar Sertu Aan Asrori di sela-sela kegiatannya.
Berkat kerja cepat Babinsa bersama warga, pada pukul 10.00 WIB, genangan air mulai berangsur surut. Meskipun jalur belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat secara normal, sistem buka tutup jalur lintas yang diterapkan bersama petugas setempat mampu mengurai kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Kehadiran Sertu Aan Asrori di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian TNI, khususnya Babinsa, dalam mengatasi kesulitan warga. Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat ini dinilai sangat efektif dalam menanggulangi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan genangan air secara cepat dan tanggap.
“Hari ini kami melihat langsung bagaimana Pak Babinsa tidak hanya memerintah, tapi ikut terjun membersihkan gorong-gorong. Kami sangat terbantu, apalagi air cepat surut meskipun tadinya sempat tinggi,” ujar salah seorang warga setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah binaannya, sekaligus menjaga stabilitas dan kelancaran aktivitas masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem.(*)