lisensi

Rabu, 18 Maret 2026, Maret 18, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-18T10:27:39Z
Bandar LampungSerba-Serbi Ramadan 1447 H

Jelang Idulfitri, Harga Ayam Hingga Daging Naik di Sejumlah Pasar Tradisional

Advertisement





Bandar Lampung (Pikiran Lampung)
– Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas jual beli di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandar Lampung terpantau meningkat signifikan. Pantauan langsung di Pasar Way Halim dan Pasar Tugu, Rabu (18/3/2026), menunjukkan lonjakan jumlah pengunjung yang berburu kebutuhan pokok untuk persiapan Lebaran.


Ramainya permintaan berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas. Di Pasar Way Halim, harga cabai rawit merah menjadi yang paling mencolok, menembus kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Selain itu, harga daging sapi juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp140.000 per kilogram menjadi Rp150.000 per kilogram.



Salah satu pedagang cabai di Pasar Way Halim, Siti, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya permintaan. “Permintaan lagi tinggi, apalagi mendekati Lebaran. Stok juga terbatas, jadi harga cabai naik cukup tinggi,” ujarnya.


Ia berharap pasokan dari distributor dapat kembali normal agar harga bisa stabil dan tidak memberatkan pembeli. “Kami juga berharap harga bisa segera turun, kasihan pembeli kalau terlalu mahal,” tambahnya.



Sementara itu di Pasar Tugu, harga daging ayam juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, kini naik menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram.


Seorang pedagang ayam, Rudi, menyebut lonjakan harga dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. “Sudah mulai ramai pembeli, biasanya menjelang Lebaran seperti ini harga pasti naik. Tapi kami tetap berusaha jual sesuai harga pasar,” katanya.


Di sisi lain, para pembeli mengaku harus menyesuaikan pengeluaran akibat kenaikan harga tersebut. Meski demikian, kebutuhan untuk menyambut Lebaran tetap menjadi prioritas. “Memang terasa naik, terutama cabai sama daging. Tapi mau tidak mau tetap beli karena kebutuhan Lebaran,” ujar Lina (34), salah satu pembeli di Pasar Way Halim.


Ia berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga bahan pokok agar tidak terus melonjak hingga hari raya tiba.


Dengan meningkatnya aktivitas di pasar tradisional, para pedagang dan pembeli sama-sama berharap harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil, sehingga persiapan Idulfitri dapat berjalan lancar tanpa beban ekonomi yang terlalu berat.(Dinal)