lisensi

Minggu, 29 Maret 2026, Maret 29, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-30T01:08:32Z
InternasionalProtes Anti Trump 'No King'

Jutaan Warga Amerika Serikat Lancarkan Protes Anti-Trump "No Kings", Merasa Dibohongi Soal Perang Iran

Advertisement

 


Los Angeles (Pikiran Lampung)- Gaya kepemimpinan Presiden Donal Trump yang dinilai sangat arogan mulai membuat Rakyat Amerika Serikat Muak.


Yang memantik demo besar –besaran dari warga negeri paman Sam tersebut. Dimana, Jutaan warga Amerika Serikat lancarkan protes anti-Trump "No Kings"


Yang meletus di seluruh Amerika Serikat (AS), para aktivis dan politisi menyerukan kepada para pemilih untuk menolak kampanye militer presiden AS di luar negeri.


 Perang yang dilancarkan AS dan Israel di Iran telah mengguncang Timur Tengah serta mengganggu ekonomi dunia.


Senator Bernie Sanders naik panggung di rapat umum utama "No Kings" di St. Paul, Minnesota, berjanji mengalahkan permintaan Trump untuk tambahan USD200 miliar dalam pengeluaran militer untuk perang AS-Israel di Iran. 




“Mari kita jujur. Rakyat Amerika telah dibohongi tentang perang di Vietnam, kita dibohongi tentang perang di Irak, dan kita dibohongi hari ini tentang perang di Iran,” kata Sanders, seorang tokoh Partai Demokrat progresif. Sanders mengingatkan massa bahwa Trump telah berkampanye untuk pemilihan kembali dengan menjanjikan tidak akan ada lagi "perang abadi". “Perang ini merupakan pelanggaran hukum internasional,” lanjutnya. “Satu negara berdaulat tidak dapat begitu saja menyerang negara berdaulat lain dengan alasan apa pun yang dipilihnya.

 

 

Sementara itu, Polisi mengeluarkan perintah pembubaran dan melakukan penangkapan beberapa jam setelah ribuan orang berkumpul untuk demonstrasi besar-besaran 'No Kings' di pusat kota Los Angeles (LA), Amerika Serikat. Polisi juga sempat menggunakan gas air mata.


Dilansir NBC dan Associated Press, Minggu (29/3/2026), Departemen Kepolisian Los Angeles berada dalam Siaga Taktis pada Sabtu (28/3) malam. Polisi setempat memblokir jalan dan menangkap orang-orang yang menolak untuk bubar.

 

Setelah unjuk rasa dan pawai damai berakhir, kekacauan terjadi di luar Pusat Penahanan Federal. Lokasi ini merupakan tempat banyak bentrokan antara pengunjuk rasa dan agen federal terjadi sejak dimulainya penindakan imigrasi pemerintahan Trump tahun lalu.

 



Untuk mengantisipasi kerumunan, kru Caltrans pada Jumat (27/3) telah memasang gerbang keamanan di sepanjang jalan masuk dan keluar menuju Jalan Tol 101 di pusat kota. Selama protes 'No Kings' sebelumnya di pusat kota Los Angeles, beberapa peserta pindah ke jalur jalan tol dan memblokir lalu lintas.

 


Di seluruh negeri, penyelenggara 'No Kings' mengklaim hari Sabtu sebagai 'protes tanpa kekerasan satu hari terbesar dalam sejarah Amerika modern'. Mereka mengatakan setidaknya 8 juta orang berkumpul di lebih dari 3.300 acara di seluruh 50 negara bagian dan hampir setiap benua.

 

Aksi protes dijadwalkan di berbagai kota di California Selatan, tetapi yang terbesar diadakan di Gloria Molina Grand Park, di seberang Balai Kota, di pusat kota Los Angeles.

 

Selain itu, Departemen Kepolisian Denver mengatakan di platform media sosial X bahwa mereka menyatakan demonstrasi tersebut sebagai pertemuan ilegal. Mereka melepaskan tabung asap usai sekelompok kecil demonstran memblokir jalan dan tidak bubar seperti yang diminta.

 

Beberapa orang kemudian melemparkan tabung asap kembali ke petugas. Setidaknya, sembilan orang ditangkap, termasuk karena mereka melempar benda-benda ke polisi.(Sindo/Detik/PL)