lisensi

Selasa, 31 Maret 2026, Maret 31, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-31T10:16:46Z
Kepala Kanwil Kemenag Lampung Dr.H. Zulkarnain S.Ag M.Hum

Kakanwil Kemenag Lampung Monitoring Pelaksanaan Ujian Di Tiga Madrasah

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, menegaskan bahwa ujian madrasah bukan sekadar mengukur hasil belajar siswa, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai kejujuran dan integritas. Hal itu disampaikannya saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN 1 Pesawaran, MAN Pringsewu, dan MAN 1 Tanggamus, Selasa (31/3/2026).


“Kita mengukur hasil proses belajar selama kelas XII, apakah dapat diserap dengan baik oleh siswa. Namun yang paling penting adalah bagaimana ujian ini dilaksanakan dengan penuh kejujuran,” ujar Zulkarnain.


Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari capaian akademik semata, tetapi juga dari pembentukan karakter peserta didik. Nilai kejujuran, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mencetak lulusan madrasah yang berkualitas.


“Ke depan, kita ingin lulusan madrasah menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas intelektual, spiritual, dan emosional yang seimbang,” tambahnya.



Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil didampingi Plh. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Herry Setiawan, melakukan pemantauan dari luar ruang ujian guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.


Selain itu, Kakanwil juga berdialog dengan kepala madrasah dan panitia untuk memastikan kesiapan teknis serta mengidentifikasi kendala selama pelaksanaan ujian berlangsung.


Herry Setiawan menegaskan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah harus menjadi cerminan kualitas proses pembelajaran yang telah berjalan selama ini.


“Ujian madrasah bukan hanya mengukur capaian akademik siswa, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan karakter, terutama dalam menanamkan kejujuran dan tanggung jawab,” ujarnya.


Ia menambahkan, seluruh madrasah diharapkan melaksanakan ujian sesuai standar operasional yang berlaku agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik.


“Kita ingin hasil ujian ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga lulusan madrasah memiliki kualitas yang unggul, baik secara intelektual maupun karakter,” tegasnya.


Zulkarnain mengapresiasi kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan ujian dengan baik. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berintegritas.


“Ujian ini bukan hanya soal hasil, tetapi proses pembelajaran nilai. Di sinilah kita menanamkan kejujuran sebagai bekal utama siswa dalam menghadapi masa depan,” pungkasnya.(*)